Minggu, 20 September 2026 WIB

Jaksa Agung Berikan Pembekalan ke Peserta PPPJ Angkatan 82 Gelombang II Tahun 2025, Tekankan Karakter "Jaksa Berkualitas"

James Pardede - Selasa, 14 Oktober 2025 08:15 WIB
Jaksa Agung Berikan Pembekalan ke Peserta PPPJ Angkatan 82 Gelombang II Tahun 2025, Tekankan Karakter "Jaksa Berkualitas"
Matatelinga/Istimewa
Jaksa Agung Berikan Pembekalan ke Peserta PPPJ Angkatan 82 Gelombang II Tahun 2025, Tekankan Karakter "Jaksa Berkualitas"

•Adil: Seorang Jaksa adalah penjaga keadilan. Keadilan harus diwujudkan melalui sikap, keputusan, dan tindakan nyata, menuntut keberanian mengatakan yang benar, dan kebijaksanaan dalam menegakkan hukum tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Jaksa Agung menegaskan bahwa keadilan tidak ada di dalam buku atau undang-undang, melainkan di dalam setiap Hati Nurani manusia.

•Responsif: Karakter yang berkaitan dengan penegakan hukum modern dan perkembangan teknologi. Jaksa harus mengedepankan akuntabilitas dan transparansi, menjamin keadilan prosedural, dan mengakomodasi dinamika masyarakat. Perkembangan teknologi seperti Akal Imitasi (AI) adalah sarana strategis untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja, namun AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti manusia.

•Profesional: Sikap yang didasari kemampuan melaksanakan tugas dengan baik, pengetahuan analisis yuridis yang terstruktur, dan komprehensif. Profesionalisme mencakup penguasaan teori, doktrin, peraturan perundang-undangan, dan regulasi internal Kejaksaan. Kepatuhan terhadap petunjuk teknis, pedoman, instruksi, dan kebijakan pimpinan adalah suatu keharusan untuk memperkecil kesalahan.

Sebagai informasi bahwa saat ini, Kejaksaan telah berhasil meraih kepercayaan masyarakat sebagai lembaga negara yang dipercaya setelah TNI dan Presiden, berdasarkan survei Indikator (Mei 2025) dan Polling Institute (Agustus 2025). Jaksa harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, menunjukkan kinerja yang berkualitas, dan menjaga marwah institusi di mata publik.

Jaksa Agung juga mengingatkan peserta PPPJ untuk senantiasa menjaga marwah dan kehormatan institusi Kejaksaan. Ia meminta para calon Jaksa untuk belajar dari senior, mengambil pembelajaran yang baik, dan tidak terkontaminasi oleh tawaran yang dapat berdampak buruk pada karier.

Di akhir pembekalan, Jaksa Agung menekankan bahwa selain karakter-karakter tersebut, Adab dan Etika adalah dua karakter yang sangat penting, sebab kecerdasan yang dimiliki seorang Jaksa akan percuma jika tidak dilengkapi dengan perilaku yang berlandaskan adab dan etika yang baik.

"Adab dan etika adalah landasan moral yang membimbing Jaksa agar tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjaga martabat kemanusiaan, penegakan hukum, dan institusi. Keduanya adalah mahkota bagi penegak hukum, tanpa hal tersebut, hukum akan kehilangan kehormatan-nya," tegas Jaksa Agung.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kuasa Hukum Rahmadi Laporkan Jaksa di Tanjungbalai ke Kejagung RI
Ini Arahan Kajati Sumut di Kejari Nias Selatan, Hindari Perbuatan Tercela Yang Mencederai Rasa Keadilan Di Masyarakat
Dua Kurir Narkoba yang Bawa 10,9 Kg Sabu dari Aceh Dituntut Hukuman Mati
Dinilai Terbukti Palsukan Surat Kuasa, Pengacara Ini Dituntut Jaksa 2 Tahun Penjara
Luhkum di SMP Swasta Adhyaksa 2 Medan, Ny.Tiurmaida Harli Siregar : Jangan Pernah Mencoba Narkoba
Praktisi Hukum Medan Angkat Bicara Atas Lahan Sawit Sitaan Jaksa dari Akuang Diduga Tetap Dipanen
 
Komentar
 
Berita Terbaru