Matatelinga - Jakarta, Dalam membuat carving buah memang bukan perkara mudah dilakukan, terlebih bagi mereka yang baru mengenal teknik carving.
Vindex Tengker, Executive Chef Dharmawangsa hotel mengatakan untuk
menjadi seorang yang ahli dalam membuat carving buah dibutuhkan waktu
lama.
"Supaya bisa canggih dalam melakukan carving, tentunya
dalam dirinya harus punya hobi kuliner, apalagi wadah yang dipergunakan
adalah buah-buahan yang merupakan bagian dari kuliner," ucapnya kepada sumber di Jakarta.
Membuat carving pun harus memiliki ide dalam benak seseorang, sebab
dengan cara inilah carving akan mudah dibentuk menjadi ukiran yang
cantik.
Melakukan carving memang bukan hal yang mudah, terlebih
teknik ini punya beberapa kesulitan yang harus dilalui supaya
menghasilkan ukiran yang menarik guna ditampilkan.
Baginya,
dalam melakukan carving maka peralatan yang digunakan agar diperhatikan
dengan baik, terutama pada pisau. Peralatan yang satu ini merupakan alat
utama dalam membuat carving.
“Tajamnya pisau sangat penting
untuk membuat carving. Pisau yang dipakai haruslah diubah karena
ujungnya harus dibuat lancip. Kalau pisau biasa akan sulit dan tidak
panjang," paparnya.
Chef Vindex menegaskan, pastikan Anda
menggunakan pisau tajam untuk membuat carving buah. "Pisau yang tumpul
akan menyulitkan, belum lagi goresan pada pisau yang tumpul akan merusak
tampilan carving," tambahnya.
Kesulitan lainnya adalah
penggunaan buah, dimana dalam melakukan carving buah yang dipakai adalah
buah-buahan bertekstur lembut, seperti pepaya, semangka, melon, dan
labu parang. Buah-buahan bertekstur keras hanya akan menyulitkan
pengerjaan carving Anda.
"Jika mempergunakan buah-buahan
berkulit keras, maka yang terjadi adalah pisau akan melawan kulitnya.
Selain sulit dibentuk, juga akan membahayakan diri Anda," tutupnya.
(Okc/KNIA)