Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

Bupati Toba Respon Keluhan Pelajar Meranti Barat

Pintor Maruli - Jumat, 16 Oktober 2026 13:30 WIB
Bupati Toba Respon Keluhan Pelajar Meranti Barat
Bupati saat mendengar keluhan siswa di Sekolah SD Meranti Barat

Bupati memerintahkan dinas terkait untuk menginventarisasi kebutuhan sekolah.
"Apa yang bisa diberikan tahun ini," tanya Bupati kepada Kepala Disdikpora Toba, Donny Raymond Simamora.
Donny menjawab, pada tahun 2026 ini pihaknya akan segera menyerahkan bantuan mobiler , komputer dan akses internet. Sementara sarana prasarana lainnya direncanakan untuk tahun 2027.


Bupati berharap pemenuhan sarana secara bertahap pada 2026 dan 2027 dapat meningkatkan semangat belajar mengajar.
"Semoga lebih giat lagi belajar ya anak-anak," ujarnya.
Bupati mengapresiasi prestasi dua siswa sekolah dasar Meranti Barat, Ester Apriani Panjaitan dan Salomo Marvel Nainggolan, yang lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA tingkat provinsi.


Berdasarkan laporan kepala sekolah, SD yang berada di pelosok ini memiliki 4 rombongan belajar dengan 20 siswa dan 5 guru. Di sekolah ini tidak ada guru PNS dan hanya PPPK 5 orang termasuk kepala sekolah.
Plt Kepala Desa Meranti Barat, Rizal Siagian, yang turut hadir juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Toba dan jajarannya serta menitipkan harapan perbaikan akses jalan menuju desa.
Menanggapi hal itu, Bupati menyebut perbaikan akses jalan, termasuk jalan penghubung ke desa tetangga di Kecamatan Pintupohan Meranti, akan dilakukan secara bertahap melalui Dinas PUTR. Gumianto sebagai kadis PUTR hadir dan sudah mempunyai rencana perbaikan jalan secara bertahap hingga ke Pintupohan Meranti.

Baca Juga:


Di akhir kunjungan, Bupati memberikan bingkisan kepada siswa dan guru, serta buku bacaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sebelumnya, dalam perjalanan menuju desa tersebut, Bupati dan rombongan singgah di UPTD SD Negeri 2 Sibide. Di sana, Bupati berdialog dengan siswa dan guru serta memberikan tali asih dan bola kaki.
Desa Meranti Barat merupakan salah satu desa terpencil dan terujung dari 23 desa di kecamatan Silaen. Desa dengan hanya 57 KK ini sangat minim dengan akses jalan yang memadai. Jalan berpasir gunung sering terkikis jika musim hujan tiba dan mengakibatkan jalan berlobang susah dilalui kendaraan roda empat bahkan roda dua.
Pemerintah diminta agar membenahi jalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas dan meningkatkan perekonomian.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Cegah Influenza A Subklade H3N2, Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pencegahan dan Promosi Kesehatan
2.297 Orang P3K Paruh Waktu  Di Pemkab Labuhanbatu Belum Terima SK Perpanjangan Kontrak, Ini Yang Disampaikan  Disdik
Rakornis TP PKK Kabupaten Asahan, Di Rumah Dinas Bupati
Cegah Penyimpangan Disektor Pendidikan, Kejaksaan Negeri Asahan Luncurkan Program " Jaksa Sahabat Pendidik"
Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Kabupaten Asahan Dibuka Wakil Bupati
Bupati Asahan Dukung Kisaran Science Olympiade 2026 Cetak Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045
 
Komentar
 
Berita Terbaru