Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Konsumsi Alkohol Sebelum Berhubungan Intim Justru Memengaruhi Gairah, Apa Benar...?

Redaksi - Sabtu, 15 Agustus 2026 06:15 WIB
Konsumsi Alkohol Sebelum Berhubungan Intim Justru Memengaruhi Gairah, Apa Benar...?
Hand Over

MATATELINGA, Jakarta:Konsumsi alkohol sebelum berhubungan intim justru dapat memengaruhi gairah, respons tubuh, hingga kualitas hubungan seksual.

Mengurangi atau menghentikan konsumsi alkohol untuk sementara waktu dapat menjadi salah satu cara untuk melihat perubahan pada kondisi tubuh.

Baca Juga:

Alkohol kerap dianggap dapat membuat seseorang lebih rileks dan percaya diri saat bersama pasangan. Namun, efek tersebut tidak selalu berujung pada pengalaman seksual yang lebih baik.

Selain berpotensi mendukung kesehatan seksual, mengurangi alkohol juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan, demikian dilansir dari laman bodyandsoul.

Baca Juga:

Menurut ahli gizi Chloe McLeod, alkohol dapat berdampak terhadap libido dan performa seksual karena memiliki efek depresan pada sistem saraf.

Konsumsi alkohol dalam jumlah tertentu mungkin membuat seseorang merasa lebih santai pada awalnya. Namun, ketika dikonsumsi berlebihan, efek tersebut dapat berbalik dan mengganggu respons tubuh terhadap rangsangan seksual.

Mengurangi alkohol berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas tubuh, gairah, serta stamina. Kondisi fisik dan mental yang lebih baik juga dapat mendukung kualitas keintiman bersama pasangan.

Baca Juga:

Dengan demikian, alkohol sebaiknya tidak dianggap sebagai cara untuk meningkatkan performa seksual.

Manfaat mengurangi konsumsi alkohol tidak terbatas pada urusan seksual. Tubuh juga dapat memperoleh sejumlah keuntungan ketika tidak terus-menerus terpapar alkohol.

Beberapa perubahan yang mungkin dirasakan antara lain kualitas tidur yang lebih baik, energi yang meningkat, serta kondisi mental yang lebih jernih.

Baca Juga:

Dalam jangka lebih panjang, mengurangi konsumsi alkohol juga berkaitan dengan berbagai manfaat kesehatan. Risiko sejumlah penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker, dapat ditekan dengan membatasi konsumsi alkohol.

Fungsi hati, sistem pencernaan, serta pengelolaan berat badan juga dapat menjadi lebih baik ketika pola konsumsi alkohol dikurangi.

Baca Juga:

Tidak semua manfaat berhenti minum alkohol muncul dalam waktu yang sama. Sebagian perubahan dapat dirasakan relatif cepat, sementara manfaat kesehatan lainnya membutuhkan waktu lebih panjang.


McLeod menyebut kualitas tidur dan tingkat energi pada sebagian orang dapat mengalami perubahan dalam hitungan hari hingga sekitar satu minggu setelah berhenti mengonsumsi alkohol.

Baca Juga:

Sementara itu, perubahan yang berkaitan dengan kondisi kulit dan pencernaan dapat membutuhkan waktu beberapa minggu.

Untuk manfaat yang lebih berkaitan dengan kesehatan organ, seperti fungsi hati dan penurunan risiko penyakit kronis, perubahan biasanya membutuhkan periode yang lebih panjang.

Respons tubuh juga dapat berbeda pada setiap orang, tergantung jumlah dan pola konsumsi alkohol sebelumnya.

Baca Juga:

 
Berita Terbaru