Senin, 17 Agustus 2026 WIB

Pergerakan Nilai Tukr Rupiah Esok, Akan di Stir Neraca Perdagangan

Redaksi - Minggu, 15 Desember 2019 17:34 WIB
Pergerakan Nilai Tukr Rupiah Esok, Akan di Stir Neraca Perdagangan
Hand Over
MATATELINGA, Jakarta:  Analis PT Monex Investindo Futures, Faisyal menilai pada perdagangan Senin esok pasar masih akan menantikan kepastian terkait penandatanganan kesepakatan damai tahap pertama antara AS dan China. 





"Mungkin yang ditunggu kepastian AS-China seperti apa. Karena setelah ada yang membocorkan kemungkinan Trump menandatangani kesepakatan fase pertama, ada laporan lain dari China yang menyatakan keberatan dengan kesepakatan tersebut karena dianggap membawa ketidakpastian," tutur Faisyal

Sepakat dengan Faisyal, Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebut rupiah masih akan dipengaruhi sentimen kesepakatan dagang. Kesepakatan ini membawa optimisme kepada investor global sehingga pasar keuangan Asia menguat.

Dari domestik, Josua menilai pembahasan Omnibus Law di DPR Januari 2020 menjadi sentimen positif bagi investor khususnya investor sektor riil dan pasar modal. Neraca dagang yang akan rilis Senin esok pun diramal surplus sehingga memperkuat posisi rupiah.




Josua memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp 13.950 per dolar AS-Rp 14.025 per dolar AS dengan kecenderungan menguat pada Senin (16/12/2019). Faisyal memproyeksikan rupiah berpeluang melemah antara Rp 13.950-Rp 14.050 per dolar AS jika tidak tercapai penandatanganan kesepakatan dagang fase satu.

Pergerakan nilai tukar rupiah pekan depan masih akan dipengaruhi kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat (AS) dan China. Jumat (13/12), rupiah spot menguat 0,31% ke Rp 13.990 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Editor
:
Sumber
: ktn
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru