"Kriya berkelanjutan, perajin mendunia kita maksudkan adalah hasil-hasil kerajinan ini harus berkesinambungan, tidak hanya dalam siklus yang satu kali tapi siklus yang terus-menerus, yang pasti juga memperhatikan aspek lingkungan," ujar Tri.
BUMN Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Salah satu peserta yang sejalan dengan visi itu adalah Subholding BUMN Perkebunan, PTPN IV PalmCo. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo memfasilitasi UMKM kriya binaan dari sekitar wilayah operasionalnya untuk tampil di panggung nasional.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut keikutsertaan ini bukan sekadar pameran, tapi strategi untuk menaikkan kelas perajin daerah.
Baca Juga:
"Kehadiran PTPN IV PalmCo di Kriyanusa 2026 adalah bagian dari upaya kami untuk tidak hanya fokus mengelola komoditas perkebunan, tetapi juga ikut mendampingi sentra ekonomi di sekitar wilayah operasional. Kriya lokal memiliki identitas budaya yang khas, dan kami berupaya menjembatani perajin ini dengan akses pasar serta peningkatan standar mutu agar bisa memenuhi ekspektasi konsumen nasional hingga global," kata Jatmiko di JCC Senayan.
Pendampingan tidak berhenti di pameran. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menjelaskan para mitra sudah dibekali pembinaan komprehensif sebelum berangkat.
"Untuk bisa bersaing di pasar luas atau mendunia, perajin membutuhkan lebih dari sekadar dukungan permodalan. Mereka membutuhkan ruang untuk bertemu langsung dengan calon pelanggan atau buyer potensial. Fasilitasi pameran berskala besar ini merupakan langkah perusahaan untuk membantu UMKM memperluas jejaring bisnis mereka secara mandiri," tutur Arya.