Matatelinga - Jakarta, Kebijakan pemerintahan Jokowi-JK jika ingin menaikkan harga
bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan
mendukung. Asalkan alasan kenaikan bisa
diterima oleh masyarakat.
"Kalau Pak Jusuf Kalla dengan Pak
Jokowi berencana menaikkan harga BBM pada saat beliau memerintah, tentu
sudah dipikirkan baik-baik. Saya pada posisi setuju kalau itu tujuannya
juga untuk kebaikan semua," kata SBY dilansir merdeka.com dalam wawancaranya yang diunggah di
Youtube, Jumat (29/8).
Namun SBY akan menentang lewat Partai
Demokrat jika kenaikan BBM itu tidak ada dasarnya. Setiap kenaikan BBM
harus dikalkulasi secara matang dampaknya, termasuk memberikan
perlindungan untuk rakyat miskin.
"Kalau besarannya pas, timing
atau waktunya tepat. Dan pemerintahan Pak Jokowi memperhatikan yang
miskin, yang terdampak oleh kenaikan BBM itu, Partai Demokrat pasti
setuju, pasti mendukung," katanya.
SBY mengatakan, Partai
Demokrat di DPR akan mendukung pemerintah asalkan kebijakan itu masuk
akal. Namun jika kebijakan itu merugikan rakyat, maka Demokrat di
parlemen tidak akan mendukung pemerintah.
"Kami ingin konsisten
jangan sampai ada partai politik itu berubah-ubah, setuju, tidak,
setuju, tidak, nantikan rakyat yang bingung. Yang penting kita jernih
melihat persoalan, kalau pemerintahan Pak Jokowi Pak JK memiliki
kebijakan yang bagus, yang realistis, partai yang saya pimpin pasti
mendukung," katanya.
(Mt)