Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan masih bervariasi. Namun kini ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia, setelah melemah 0,20% terhadap dolar AS.
Nilai tukar rupiah di pasar spot akhirnya tetap bertahan zona merah pada awal pekan ini.
Senin (10/8) rupiah spot ditutup di level Rp 14.648 per dolar Amerika Serikat (AS).
Disusul, dolar Taiwan yang turun ke zona merah setelah koreksi 0,10%. Selanjutnya ada won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,08%.
Kemudian dolar Singapura dan yen Jepang sama-sama melemah 0,07% terhadap the greenback.
Sementara itu, jelang sore ini, baht Thailand masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,22%. Diikuti, peso Filipina yang menguat 0,05%.
Selanjutnya, rupee India terapresiasi 0,03% serta yuan China naik 0,02%. Sedangkan dolar Hong Kong masih bergerak tipis dan menguat 0,001% di sore.[kontan]