Dalam arahannya, Ny Darmawati menegaskan pentingnya transformasi
Posyandu, seiring peringatan Hari
Posyandu Nasional dengan tema "
Posyandu Kuat, Indonesia Sehat dan Hebat"."
Posyandu kini harus bertransformasi menjadi Integrasi Layanan Primer (ILP) yang melayani seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia. Tidak hanya menimbang balita, tapi juga melayani cek kesehatan lansia, skrining remaja, hingga konseling calon pengantin," jelasnya.Ny Darmawati juga menggaungkan gerakan KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) yang disesuaikan untuk kemajuan kesehatan masyarakat, dengan langkah: Kunjungi rumah warga setiap bulan. Identifikasi masalah gizi, ibu hamil, lansia, dan ABK.
Laporkan data melalui sistem Dasawisma. Aksi nyata pemberian makanan tambahan dan pendampingan. Solusi melalui pemantauan rutin. Selain itu, ia juga menargetkan penurunan stunting menuju Zero New Stunting 2027, memastikan tidak ada anak putus sekolah, serta validasi data lansia dan penyandang disabilitas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pangulu, kader, tenaga kesehatan, dan lintas sektor."Semangat para kader adalah senyum Simalungun Maju di masa depan," ucapnya penuh semangat.(sip)