Kasus Dua Anak Berujung Vonis, Pemilik Akun MiChat Dihukum 2 Tahun
MATATELINGA,Medan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis berbeda kepada empat terdakwa dalam perkara penjualan dua an
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan:Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi membantah soal adanya anggota Polri yang diberitakan melakukan pemerasan terhadap pekerja terapis 'Japanese Thai Massage' Kota Pematangsiantar yang sempat diamankan.
"Adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum Polri itu tidak benar," kata Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jum'at (5/11).
Lanjut Kabid Humas Poldasu, penyidik saat ini sedang mengejar pria berinisial LFR yang mengaku polisi bisa membebaskan para terapis.
"Jadi
kawan-kawan sudah dengar sendiri kalau D dan S mengaku tidak ada
pemerasan. Jadi ada seseorang yang mengaku Polisi bisa membebaskan,
ternyata orang itu pelanggan ibu D. Bukti transfernya pun ada dan jelas
bukan ke polisi dia menawarkan diri ke toke pijat. Penyidik saat ini
mengejar LFS ini karena dia yang menawarkan diri meminta uang," tutup
Hadi.
Selain itu, pekerja terapis yang turut dihadirkan saat klarifikasi pada Kamis (4/11/2021) malam itu, juga menegaskan kalau tidak ada aksi pemerasan yang dilakukan oleh anggota Polda Sumatera Utara.
"Jadi kami mau klarifikasi terkait pemberitaan. Uang yang ditransfer itu bukan kepada Polda tetapi kepada orang yang mengaku polisi. Jadi, tidak ada pemerasan dilakukan oleh anggota Poldasu" sebut seorang terapis berinisial S.
Lanjut rekan S bicara, uang sebanyak Rp35 juta dikirim kepada pria bernama Lambas Fresy Siregar. "Uang itu ditransfer kepada teman saya bernama Lambas Fredi Siregar. Dia itu sebenarnya tamu (pelanggan) saya," sebut D.
Awalnya, pasca para terapis diamankan di Polda Sumatera Utara, Lambas Fredi Siregar ini menghubungi pemilik Japanese Thai Massage. Pria tersebut mengaku bisa membebaskan para terapis.
"Dia menghubungi toke kami agar mengurus kami semua, ternyata tidak ada bebas. Toke saya yang mengirim ke rekening BCA atas nama Lilis Elisabeth Manullang. Pengiriman pertama Rp30 juta dan yang kedua 405 juta. Orang itu mengaku Polisi," tegas D lagi.
S dan D pun membantah keras kalau dirinya tidak ada diwawancarai media seperti pemberitaan yang telah menyebar menyebutkan kalau anggota Poldasu diduga melakukan pemerasan. 'Kami tidak pernah diwawancarai oleh media," sebut pekerja terapis ini. (mtc/amr)
MATATELINGA,Medan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis berbeda kepada empat terdakwa dalam perkara penjualan dua an
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat kabupaten Asahan 2026 secara resmi ditutup bupati, penutupan FSQ tingkat kabupaten A
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Tim Polsek Medan Kota menangkap pelaku spesialis bongkar rumah di Jalan Makmur, Gang Ganefo, Kelurahan Pasar Merah Timur
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dugaan malpraktik menimpa Togap Sitorus. Pasien RSH ini meninggal diduga akibat kelalaian. Kemudian, anak dan istrinya m
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara mengungkap tiga kasus tindak pidana narkotika dengan tot
Berita Sumut
MATATELINGA, Simalungun Lima ekor lembu milik Basri, warga Desa Aman Sari, ditemukan dalam kondisi mati di kawasan Perkebunan Dolok Ilir, t
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Walikota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih, mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, s
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta para atlet Medan fokus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Pro
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan kepada kontingen atlet Kota Medan yang akan berlaga pada Pe
Berita Sumut
MATATELINGA, PematangsiantarKini masyarakat hidup di era digital yang bergerak dengan kecepatan luar biasa. Informasi hari ini tidak lagi l
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa kekayaan budaya Kota Medan tidak sekadar untuk ditampilkan,
Lifestyle
MATATELINGA,Asahan Desa Ledong Barat Kabupaten Asahan Mauk dalam katagori Istimewa dalam pemenuhan capaian indikator calon percontohan
Berita Sumut