Kamis, 03 September 2026 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Pertamina Dibubarkan Polisi, Sejumlah Demonstran Diboyong ke Kantor Polisi

- Rabu, 06 Mei 2020 11:34 WIB
Aksi Mahasiswa di Kantor Pertamina Dibubarkan Polisi, Sejumlah Demonstran Diboyong ke Kantor Polisi
Mtc/ist
Polisi membubarkan paksa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di kantor Pertamina Marketing Operational Region (MOR) I Medan, Jalan Putri Hijau, Medan, Rabu (6/5). Sejumlah pengunjuk rasa diboyong ke Polrestabes Medan.
MATATELINGA, Medan: Polisi membubarkan paksa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di kantor Pertamina Marketing Operational Region (MOR) I Medan, Jalan Putri Hijau, Medan, Rabu (6/5). Sejumlah pengunjuk rasa diboyong ke Polrestabes Medan.

Massa diamankan karena bersikeras untuk melanjutkan aksinya meski sudah dilarang oleh polisi untuk menggelar orasi.  Aksi mahasiswa ini awalnya untuk memberikan sumbangan kepada Pertamina. Sebab, mereka menilai, ditengah menurunnya harga minyak dunia, seharusnya diikuti turunnya harga BBM di Indonesia.

Saat mereka melakukan orasinya, Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi mencoba melakukan dialog agar mahasiswa membubarkan diri. Namun, sejumlah mahasiswa itu terus memaksakan untuk melanjutkan orasinya. Mendengar mahasiswa terus mengeluarkan argumennya, Afdhal lantas memerintahkan jajarannya untuk mengamankan sejumlah mahasiswa itu.

Pihak kepolisian pun langsung mengamankan mahasiswa yang berunjuk rasa itu ke mobil Sabhara Polrestabes Medan. 

Afdhal mengatakan jika sebelumnya pihaknya telah menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak melakukan unjuk rasa ditengah penyebaran COVID-19.

"Jadi, kami sudah sampaikan sebelumnya ke mahasiswa, untuk tidak melaksanakan unjuk rasa. Sesuai maklumat Bapak Kapolri bahwasannya kita harus ikuti protokol yang berkaitan dengan penanganan wabah COVID-19," kata Kapolsek. 

Afdhal juga mengungkapkan polisi tak memberikan administrasinya untuk unjuk rasa tersebut.

"Dari intel juga tak berikan administrasi terkait unjuk rasa ini. Kami sudah mengimbau secara persuasif dan kemarin sudah melakukan penggalangan tapi masih melaksanakan tindakan unjuk rasa, untuk itu mereka kami bawa ke Polrestabes Medan," ungkapnya.

Afdhal mengaku belum bisa memastikan tindakan apa yang akan diberikan pihaknya kepada mahasiswa tersebut.

"Kita lihat dulu dari penyelidikan dan penyidikan, kita ambil keterangan dari yang bersangkutan, hasilnya kami sampaikan dan kami akan cek asal kampusnya," pungkasnya. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru