Rabu, 30 September 2026 WIB

Aksi Pelajar Berakhir Anarkis, Polisi Tembakan Air dan Gas Air Mata

- Jumat, 27 September 2019 19:14 WIB
Aksi Pelajar Berakhir Anarkis, Polisi Tembakan Air dan Gas Air Mata
mtc/ist
Aksi para pelajar yang digelar sejak Jumat (27/9) di depan gedung DPRD Sumut berakhir ricuh dan memanas. Massa yang berasal dari pelajar SMA dan SMK di Medan itu mulai anarkis dengan melempari aparat kepolisian dan gedung DPRD Medan. Polisi pun bertindak
MATATELINGA, Medan: Aksi para pelajar yang digelar sejak Jumat (27/9/2019) di depan gedung DPRD Sumut berakhir ricuh dan memanas. Massa yang berasal dari pelajar SMA dan SMK di Medan itu mulai anarkis dengan melempari aparat kepolisian dan gedung DPRD Medan. Polisi pun bertindak tegas dengan menembakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan aksi para pelajar. 

"Kami melawan karena kawan kami didorong, bahkan ada yang dipijaki," kata seorang pelajar saat ditanya alasan bentrokan.


[adx]



Sempat terjadi pelemparan batu di sekitar lokasi ini. Massa pelajar sempat mendobrak gerbang Gedung DPRD Medan yang ada di sebelah DPRD Sumut. Kaca-kacanya pun berpecahan.

Polisi menembakkan meriam air dan gas air mata. Mereka memukul mundur para pelajar.

Sejumlah pelajar tampak terluka di bagian kepala. Mereka langsung mendapat pertolongan dari tim medis dari FK UISU dan FK UMSU yang membuat posko di dekat Hotel Santika. 


[adx]



Bentrok berlanjut di sekitar depan Wisma Benteng. Sementara sebagian besar mahasiswa yang pada saat itu juga tengah berunjuk rasa di Gedung DPRD Sumut memilih tidak ikut bentrok dan hanya berbincang-bincang.

Mahasiswa sempat menuntut agar penembakan gas air mata dihentikan.  Kericuhan sempat mereda sampai akhirnya suara letusan gas air mata kembali terdengar.  Bentrokan pun pecah kembali.

Sejak pukul 17.45 Wib tidak terdengar tembakan, namun mahasiswa mendekat ke lokasi bentrok yang sempat terjadi. Petugas kepolisian pun ditarik dari sana. Situasi pun mulai kondusif. (Mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru