Rabu, 16 September 2026 WIB

Diduga Asiong Disekap Dan Disiksa Oknum Polisi

Admin - Jumat, 14 Maret 2014 23:12 WIB
Diduga Asiong Disekap Dan Disiksa Oknum Polisi
Matatelinga - Medan, Dalam kondisi babak belur, korban mengaku dianiaya oleh enam pria terdiri dari tiga oknum polisi dan tiga preman lantaran dipaksa mengaku melarikan uang pabrik Rp 60 juta.

P
edagang ikan bakar di kawasan Asia Mega Mas, bernama Asiong (40), warga Jalan Pukat VII, Jumat (14/3/2014) sekitar pukul 00.30 WIB dinihari, mendatangi Mapolresta Medan guna melaporkan kasus penyekapan, perampokan dan penganiayaan yang dialaminya pada Kamis sore, 13 Maret.

"Jadi istri saya yang bekerja di pabrik mie. Mereka (pelaku) menuduh istri saya melarikan uang Rp 60 juta milik pabrik, dan saya dituduh bersubahat," ungkap Asiong pada wartawan  di Mapolresta Medan.

Penculikan ini bermula saat korban melintas mengendarai sepeda motor Xeon BK 5203 VAN di Jalan Pasundan, usai membeli keperluan usaha dagangannya, Kamis sore.

"Tiba-tiba saya dihadang oleh tiga pria, naik sepeda motor Vixion dan Honda Spacy, dan saya langsung dibawa ke pabrik mie di kawasan Diski," ungkap korban.

Sesampainya di pabrik, korban lalu diinterogasi untuk mengakui bahwa ia dan istrinya mengambil uang Rp 60 juta milik Pabrik.

"Karena saya tidak tahu menahu, saya disiksa, disetrum, disulut rokok, dipaksa mengaku, bahkan uang saya Rp 2 juta dan sepeda motor diambil, tiga (oknum) polisi mukuli saya," kata korban.

(Uut/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru