Kamis, 17 September 2026 WIB

Aksi Ribuan Massa FRB Dibubarkan Polisi.

Admin - Rabu, 19 Februari 2014 16:23 WIB
Aksi Ribuan Massa FRB Dibubarkan  Polisi.
Matatelinga - Medan, Ribuan Massa yang tergabung dalam Forum Rakyat Bersatu, urung melakukan aksi unjuk rasa yang rencananya digelar di depan gerbang Bandara Internasional Kuala Namu Deli Serdang, Rabu (19/2/2014) siang. Aksi ini digelar terkait banyaknya kasus Agraria di Sumatera Utara hingga saat ini tidak terselesaikan.

Bukan cuma urung melakukan aksi, sebanyak 21 anggota dari Forum Rakyat Bersatu diamankan petugas Polres Deli Serdang karena sempat bentrok dengan petugas saat akan mendatangi Bandara Internasional Kuala Namu saat akan dibubarkan petugas kepolisian dari Polres Deli Serdang.

Akhirnya ribuan massa yang rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa di Bandara Internasional Kuala Namu ini berkumpul di dekat lapangan sepak bola Kayu Besar Tanjung Morawa.

Pihak Kepolisian Polres Deli Serdang sempat mengadakan dialog dengan para pengunjuk rasa yang diwakili oleh Ketua Aksi Prabualam, dalam dialog yang berlangsung alot ini pihak Kepolisian meminta agar massa aksi tidak melakukan unjuk rasa didepan Bandara Kuala Namu Internasional.

Sementara itu, dari pihak pengunjuk rasa bersedia menuntas aksinya siang hari dan meminta agar pihak kepolisian membebaskan ke 21 rekan mereka yang diamankan di Mapolres Deli Serdang.

"Kami minta agar rekan kami yang ditahan dibebaskan, dan untuk itu kami bersedia menyudahi aksi kami hari ini," ujar Prabu Alam.

Menanggapi permintaan para pengunjuk rasa Wakapolres Deli Serdang Kompol Bambang Yudho mengatakan akan menyampaikan permintaan para pengunjuk rasa kepada pimpinan.

"Akan kita sampaikan kepada pimpinan," ujarnya.

Mendengar jawaban dari pihak Kepolisian tersebut, akhirnya perwakilan pengunjuk rasa bersedia menghentikan aksi dan membubarkan massa.

"Teman-teman, aksi untuk hari ini kita sudahi siang ini, dan rekan-rekan bisa membubarkan diri dan kembali ketempat masing-masing," ujar salah seorang koordinator aksi dengan menggunakan pengeras suara.

Ketua Forum Rakyat Bersatu (FBR) Prabu Alam, saat dikonfirmasi menjelaskan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh sekitar 50 Ribu orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, Mahasiswa dan petani ini menuntut agar pemerintah pusat bisa mendesak pemerintah daerah untuk menyelesaikan berbagai daerah di Sumatera Utara.

"Kita minta semua masalah menyangkut kasus agraria diselesaikan," ujarnya.

Saat disinggung kenapa aksi dilakukan didepan Bandara Kuala Namu, Prabu menjelaskan, Bandara Kuala Namu adalah objek vital dan merupakan pintu gerbang untuk masuk ke Sumatera Utara.

"Untuk meminta perhatian pemerintah pusat, Bandara Kuala Namu ini kan merupakan Rumahnya Presiden kalau berada di Sumatera Utara," ucapnya.

Ditegaskan Prabu, pihak FRB akan kembali menyusun strategi dan kekuatan untuk memperjuangkan hak-hak rakyat berupa tanah dan lahan.

(Don/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru