Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Pemko Medan Dukung Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda

Admin - Jumat, 01 April 2016 20:00 WIB
Pemko Medan Dukung Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda
Matatelinga.com
Matatelinga.com,   Zaman boleh berubah, kebudayaan datang silih berganti masuk ke Medan, namun generasi muda harus memiliki akar kebangsaan yang kuat, sehingga dampak negatif dari arus global akan tersaring dengan sendiri. Hal ini dinyatakan Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi saat memberikan sambutan dalam acara Penandatangan Nota Kesepahaman Kegiatan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan antara Kementerian Agama Medan dengan Kodim 0201/BS, Jumat (1/4/2016) di aula kantor Kemenag.

“Kita harus menanamkan kepada generasi muda bahawa setiap warga Negara berkewajiban membela Negara,” ungkap Akhya dalam kegiatan yang dihadiri Dandim 0201/BS Kol. Inf. Maulana Ridwan, Kakandepag H Iwan Zulhami SH MAP, kepala SKPD Pemko Medan, kepala madrasah, pesantren dan segenap kepala Kantor Urusan Agama kecamatan se-Kota Medan.

Menurutnya, kegiatan yang diprakarsai Kemenag dan Kodim 0201/BS ini sangat tepat untuk meningkatkan sinergi dalam mengembangkan dan memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda.

Disebutkankannya, setelah Indonesia merdeka pengaruh yang dihadapi sangat besar. Secara langsung atau tidak langsung, pengaruh tersebutlah yang secara perlahan bisa menggerus rasa nasionalisme pemuda. Untuk mengantisipasi hal itu, generasi muda perlu diberi pembekalan penuh dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela Negara. Wakil Wali Kota berharap, Nota Kesepahaman ini dapat diterapkan dalam bentuk kegiatan nyata dan terukur.


“Mari bersama membangun karakter generasi muda yang kuat, mereka harus cinta tanah air, mereka juga harus bangga dengan kebudayaan bangsa dan menjaga nama baik bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan sama, dihadiri Dandim 0201/BS Kol. Inf. Maulana Ridwan memaparkan program kerjanya  dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan terhadap kalangan generasi muda. Kegiatan penyuluhan ini, lanjutnya,  diisi dengan system tatap muka, juga dilakukan dengan metode out bond untuk mencegah rasa bosan siswa. Dia berharap para pimpinan madrasah dapat menentukan waktu untuk penyuluhan tersebut. Pada prinsipnya, pihak Dandim siap memberikan penyuluhan sesuai dengan penjadwalan yang dibuat oleh pimpinan madrasah. Sebelumnya,  sambutnya Kakan Kemenag Kota Medan, H Iwan Zulham SH MAP menilai, MoU ini merupakan tindak nyata untuk memupuk wawasan kebangsaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda. “Di Medan ini terdapat 4409 madrasah tsanawiah, 246 madrasah aliyah dan 8 pondok pesantren yang siap bekerja sama dengan Kodim untuk penyelenggaraan penyuluhan wawasan kebangsaan ini,” ungkapnya.

(Mtc)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru