Matatelinga.com, Daisy (nama samaran) digelandang ke polsek Binjai Utara, saat sedang
asyik berpacu birahi bersama kekasihnya, MC ,20, warga Tanjung
Jati, Pasar 9, Kelurahan Suka Maju, Binjai Barat, Kamis (11/6/2015) jam 17.00
wib.
Daisy yang masih berumur 15 tahun dan tercatat sebagai siswi
kelas 1 di SMK Sahata Binjai ini tertangkap bersama pasangan lainnya
oleh Polsek Binjai Utara yang sedang menggelar operasi penyakit
masyarakat (Pekat) di hotel Sala Bintana, Tandem, Losmen Sudimampir,
Jalan T Amir Hamzah dan dari Cafe Mbak Nana, Binjai Utara.
Di
Polsek Binjai Utara, Daisy mengaku, bahwa dia dan kekasihnya memilih
Losmen Sudimampir untuk berbuat mesum, agar tidak terganggu oleh orang
tua mereka.
Menurut wanita yang tinggal di Kampung jati pasar 7,
Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara ini, dia sudah melakukan hubungan
intim bersama kekasihnya. "Saya sudah pernah berhubungan intim dengan
dia (Corry)," kata wanita berkulit gelap itu.
Mereka ditangkap,
setelah mereka sudah selesai berhubungan layaknya suami istri. "Tadi
kami ditangkap, setelah selesai berhubungan," ujarnya.
Kapolres
Binjai AKBP Mulya Hakim Solichin SIk melalui Kapolsek Binjai Utara
Kompol Mijer Tarigan didampingi Wakapolsek AKP Khairul Saleh mengatakan
operasi pekat ini mereka gelar dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Dijelaskan perwira yang masih menjabat 2 bulan ini lagi, pihaknya akar
terus menggelar operasi Pekat untuk meminimalisir segala bentuk
prostitusi yang ada di wilayah hukum Binjai Utara.
"Operasi ini
digelar dalam menyambut bulan Suci Ramadhan. Ini penyakit masyarakat
yang tidak dapat ditumpas, akan tetapi kami akan meminimalisir," sebut
Mijer.
Sedangkan untuk anak di bawah umur yang mereka tangkap akan
diserahkan ke unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Binjai
untuk diperiksa.
"Anak di bawah umur akan diserahkan ke PPA Polres
Binjai, karena menyangkut masalah anak-anak," terangnya menambahkan,
pihaknya akan mendata orang dewasa yang terjaring razia yang bukan suami
istri dan akan membimbing mereka.
Dari tangkapan itu, polisi
berhasil menggaruk 21 pasang orang yang tercatat bukan suami istri.
Bahkan, ada juga pria yang sudah tua kedapatan bersama wanita muda di
dalam hotel. "Dari semuanya, tidak ada yang dapat menunjukkan bukti
pernikahan mereka," sebutnya.
Akan tetapi, Kapolsek sangat
menyayangkan pihak Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Binjai
yang tidak mau datang ke Polsek Binjai Utara, untuk mendata mereka.
"Saya kecewa. Masa tidak ada koordinasi dari Dinsos untuk mendata yang
kami tangkap ini. Kami akan proses ini sendiri," tuturnya
(Mt/ Hendra)