Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Magrifatulloh - Senin, 05 Oktober 2026 10:20 WIB
Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Ketua AMPEL Kabupaten Madina, Dahler Lubis, S.Pd., mengatakan bahwa kemarahan warga merupakan akumulasi keresahan yang telah berlangsung cukup lama.

«"Kita mengapresiasi kesadaran dan kepedulian warga. Aksi massa ini merupakan akumulasi kemarahan masyarakat akibat persoalan PETI yang dinilai belum tertangani secara efektif," ujar Dahler dalam keterangannya di Panyabungan, Minggu (5/10/2026).»


Menurut Dahler, aktivitas PETI yang menggunakan alat berat dan diduga berlangsung dalam skala besar di sekitar Mandailing Julu harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Baca Juga:
Ia menilai aksi pembakaran tersebut seharusnya menjadi momentum evaluasi terhadap efektivitas Satgas PETI yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Madina bersama unsur Forkopimda.
"Insiden ini merupakan tamparan keras bagi Satgas PETI. Masyarakat melihat adanya jarak antara operasi penertiban dengan kondisi aktivitas PETI di lapangan," katanya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Warga Mengamuk di Kotanopan, Alat Berat PETI Diduga Dibakar, Satgas Madina Disorot, Kapoldasu Didesak Ambil Alih
Babinsa Koramil 06/Senayang Ajak Warga Tanjung Kelit Cegah Karhutla Sejak Dini
Panglima TNI Kunjungi Kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI di BSD
Hanya Jadi Lelucon Mafia, Aktivitas PETI Kotanopan Terpantau Normal Pasca Razia
Tiga Lembaga Hukum di Padang Lawas Penjarakan Warga  Dengan Tuduhan Pencurian TBS
Ketua GPM Sumut  Kecam Pernyataan Oknum Pejabat Terkait Dugaan Keracunan MBG di Labura
 
Komentar
 
Berita Terbaru