Kamis, 10 September 2026 WIB

dr Faisal Arbie : Perubahan Perda No 5 Tahun 2015 Penanggulan Kemiskinan Harus Terintegrasi

Redaksi - Selasa, 08 September 2026 09:55 WIB
dr Faisal Arbie :  Perubahan Perda No 5 Tahun 2015  Penanggulan Kemiskinan Harus Terintegrasi
Faisal Arbie

MATATELINGA,Medan, : Fraksi Nasdem DPRD Medan menyebut sangat penting dilakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2015btentang penanggulangan kemiskinan. Sehingga, penanggulangan kemiskinan oleh Pemko Medan dapat lebih fokus terintegrasi.


Hal itu disampaikan anggota Fraksi Nasdem DPRD Medan dr Faisal Arbie M Biomed saat menyampaikan pandangan Fraksinya terhadap penjelasan pengusul atas Ranperda Kota Medan di rapat paripurna internal gedung dewan, Senin (7/9/2026).

Menurut dr Faisal Arbie, Pemko Medan diharapkan melakukan kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan meningkatkan integrasi, sinkronisasi dan koordinasi. Selanjutnya akan meningkatkan layanan kebutuhan dasar keluarga miskin dan kelompok rentan.

Baca Juga:

Selanjutnya kata Faisal, perlunya peningkatan kemampuan dasar dan kemandirian keluarga fakir miskin dan kelompok rentan.

Untuk itu kata Faisal Arbie, untuk penanggulangan kemiskiman perlu dilakukan strategi khusus yakni pengurangan beban pengeluaran orang atau keluarga fakir miskin dan kelompok rentan. Peningkatan kemampuan dan pendapatan orang atau keluarga fakir miskin dan kelompok rentan.

Kemudian tambah Faisal Arbie, harus dilakukan pengembangan dan menjamin keberlanjutan usahaekonomi mikro dan kecil. Sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan. Serta memberikan pelatihan khusus kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan individu yang bisa mendorong produktifitas masyarakat.

Baca Juga:
Pemko Medan diminta supaya melakukan pelatihan kerja bagi pelamar, dan usia usia produktifyang membutuhkan pekerjaan. "Kami berpandangan setiap orang bisa dan mampu bekerja jika diberi kesempatan. Dan kesempatan itu beriringan dengan pelatihan agar nantinya tercipta kemandirian dan bisa keluar dari jeratan kemiskinan dan tidak kembali lagi," sebutnya.

Ditambahkan Faisal, memang persoalan kemiskinan saat ini sangat multidimensi atau sangat kompleks. Maka angka kemiskinan hanya dapat diturunkan secara optimal apabila semua pihak termasuk masyarakat miskinsendiri ikut terlibat dalam proses pembangunan dan pemanfaatan hasil pembangunan.

Baca Juga:

Memang lanjut Faisal, penanggulangan kemiskinandilaksanakan berdasarkan prinsip pemberdayaan, partisipatif, sinergi, terukur, transparan, akuntabeldan berkelanjutan.Terkait hal itu, Faksi Nasdem DPRD Kota Medan supaya upaya penanggulangankemiskinan dilaksanakan secara bertahap, terpadu, konsisten dan berkelanjutan sesuai skala prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan sumber dayapemerintah daerah dan kebutuhan warga miskin.

Bahkan tambah Faisal, untuk mengatasi kemiskinan, memerlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan lapangan kerja dan pemberian bantuan sosial berkelanjutan.

Diakhir pandangannya, Faisal mendorong Pemko Medan agar Raperda tentang penaggulangan kemiskinan Kota Medan nantinya dapat disikapi dengan serius,sehingga akan mengasilkan peraturan daerah yang benar benar bermanfaat bagi masyarakat KotaMedan.

Baca Juga:

Halaman:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Fraksi PKS  DPRD Medan Soroti Tiga Masalah Utama Penanggulangan Kemiskinan di Kota Medan
Kepling Jadi Sorotan di Medan, DPRD : Perketat Aturan dan Test Urine
PDI Perjuangan Sumut Salurkan Bantuan Korban Erupsi Sinabung Sutarto : Kita Diajarkan Tat Twam Asi Oleh Bung Karno
Robi Barus : Data Penerima Bansos di Medan Banyak Yang Tidak Sesuai
Antisipasi Erupsi Sinabung Sutarto Minta Efektifkan Sistem Peringatan Dini Terintergrasi dan Kesiapan Logistik Evakuasi
Robi Barus Soroti Masih Ada Ketidak Sesuaian Data Penerima Bantuan Sosial Pemko Medan
 
Komentar
 
Berita Terbaru