6 Bulan Jadi Kajari Palas Hasbi Kurniawan, SH Nihil Reward
MATATELINGA,Palas Sudah 6 (enam) bulan dilantik jadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas (Palas) dari, 18 Februari 2026 sampai 31
Berita Sumut
MATATELINGA - BAGAIMANA rasanya membesarkan anak sejak dalam kandungan sampai akhirnya menginjak usia 18 tahun. Kalau berdasar pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Naskah telah dikonsolidasikan dengan UU No. 35 Tahun 2014, UU No. 17 Tahun 2016, UU No. 1 Tahun 2023, dan UU No. 1 Tahun 2026) disampaikan bahwa kategori anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Artinya, orang tua atau orang dewasa yang merawat seseorang yang dikategorikan anak memiliki tanggungjawab yang tidak mudah.
Bagi orang tua atau peran seorang ibu yang paling dekat dengan tumbuh kembang anak pasti punya caranya masing-masing dalam mengawal keterpenuhan sumber gizi, protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terutama dalam masa pertumbuhan.
Baca Juga:Seperti pengakuan seorang ibu di Medan yang juga bekerja, Jerniwanti Posmauli (42 tahun) bahwa dalam pemenuhan gizi dan vitamin 3 anaknya, ia banyak belajar sambil berbuat. Soal urusan masak, ia sudah terbiasa sejak masih usia sekolah membantu orang tuanya memasak.
"Kadang-kadang, dengan situasi dan kondisi yang membutuhkan kecepatan, simpel dan pemenuhan gizinya seimbang, saya memilih makanan beku seperti bakso, nugget atau ayam beku siap dimasak," paparnya.
"Anak-anak pergi ke sekolah juga selalu dibekali dengan makan siang. Walaupun sesungguhnya, sekolah anak saya sudah menyiapkan makanan bergizi gratis (MBG), tapi saya tetap menambah asupan kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak," tandasnya,
Baca Juga:Pentingnya pemenuhan gizi anak, bagi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang sudah menapaki perjalanan 18 tahun JAPFA for Kids, termasuk implementasi program di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang melibatkan lebih dari 1.100 siswa dan 150 guru dari delapan sekolah beberapa waktu lalu.
Bayangkan kalau JAPFA menyahuti kerinduan jutaan orang tua dan anak Indonesia untuk mendapatkan edukasi terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak agar Indonesia bisa mewujudkan generasi cerdas dan siap bersaing di pasar global.
Gizi Anak Indonesia
Baca Juga:Direktur Corporate Affairs JAPFA, Rachmat Indrajaya mengatakan bahwa selama 18 tahun, JAPFA for Kids hadir sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak Indonesia.
"Kami percaya bahwa membangun masa depan Indonesia dimulai dari memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pola hidup sehat," paparnya.
Sementara itu, data yang dihimpun JAPFA di tujuh lokasi pelaksanaan JAPFA for Kids pada tahun 2024 menunjukkan sekitar 10,1% siswa masih mengalami kondisi gizi kurang dan gizi buruk. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa isu malagizi masih menjadi tantangan nyata yang memerlukan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.
Baca Juga:Hingga tahun 2025, JAPFA for Kids telah menjangkau 201.056 siswa, 13.541 guru, dan 1.214 sekolah di 105 kabupaten/kota serta 28 provinsi di Indonesia. Program ini juga menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi siswa. Pada tahun 2024, sebanyak 762 dari 1.479 siswa dengan kondisi gizi kurang dan gizi buruk berhasil meningkat menjadi gizi baik atau sebesar 51,5%. Sementara pada tahun 2025, sebanyak 646 dari 1.034 siswa berhasil mengalami peningkatan status gizi menjadi gizi baik atau sebesar 62,5%.
"Dalam implementasinya, JAPFA for Kids menjalankan berbagai strategi terintegrasi, mulai dari pemberian asupan protein hewani berupa telur setiap hari selama enam bulan bagi siswa dengan kondisi malagizi, pemantauan rutin berat dan tinggi badan siswa melalui aplikasi digital, hingga pembiasaan perilaku hidup sehat melalui program Hari Sehat JAPFA. Program ini juga dilengkapi dengan edukasi kesehatan, pelatihan guru, pendampingan orang tua, serta monitoring berkala guna memastikan dampak program dapat terukur secara konsisten," ujar Retno Artsanti, Head of Social Investment JAPFA.
Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta terutama dalam pemenuhan gizi anak dan mengurangi angka stunting di Indonesia. Tak hanya berkolaborasi dengan pihak swasta, pemerintah dan perusahan juga bisa membangun kolaborasi dengan kalangan akademisi dan perguruan tinggi.
Baca Juga:Guru Besar Universitas Sari Mutiara Indonesia Prof. Ivan Elisabeth Purba dalam sebuah kesempatan menyampaikan bahwa kalangan dunia usaha bisa juga bersinergi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi.
"Kampus kita misalnya, yang memiliki program studi yang berkaitan dengan dunia kesehatan, seperti jurusan gizi, keperawatan, kebidanan dan jurusan lainnya, sangat terbuka untuk dunia usaha dalam memberikan masukan terutama dalam hal data dan informasi terkait anak kurang gizi dan upaya pemenuhan gizi anak melalui edukasi yang melibatkan kalangan akademisi," tandasnya.
"Karena, banyak juga orang tua dari anak-anak penderita stunting atau penderita gizi buruk bungkam dan tak mau menginformasikannya ke petugas kesehatatn, karena dianggap aib keluarga," papatnya.
Baca Juga:Padahal, kalau masyarakat atau sebuah keluarga mengakui bahwa di tengah-tengah keluarga mereka ada seseorang yang mengalami atau terindikasi gizi buruk, maka pemerintah akan cepat merespon, Apalagi belakangan ini, pemerintah sedang giat-giatnya melakukan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas. Salah satu tujuannya adalah memastikan warga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dari pemerintah.
"Tugas kita bersama saat ini adalah bagaimana agar masyarakat yang merasa malu punya anak menderita gizi buruk, memiliki semangat dan kepedulian bahwa masa depan anaknya masih panjang. Dan, untuk mewujudkan masa depannya yang lebih baik, orang tuanya harus pro aktif dan jujur dalam memberikan keterangan terutama terkait anaknya yang stunting," tandasnya.
Peningkatan kualitas gizi anak memerlukan keterlibatan banyak pihak.Tidak hanya pemerintah, swasta, guru, perguruan tinggi, dunia usaha dan institusi lainnya. Sekarang saatnya menanggalkan ke-egoan masing-masing. Perjalanan 18 tahun JAPFA dalam mendukung tumbuh kembang anak, mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, protein dan vitamin, semua elemen saat ini harus bahu membahu dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,
Baca Juga:
Baca Juga:
MATATELINGA,Palas Sudah 6 (enam) bulan dilantik jadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas (Palas) dari, 18 Februari 2026 sampai 31
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri sekaligus menyampaikan pidato Bupati Asahan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muha
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di keluarga besar Pemuda
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan bersama Sekretariat DPRD Kota Medan memperkuat sinergi di bidang Perdata dan Tata Usaha
Berita Sumut
Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, ser
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Polrestabes Medan melaksanakan apel pengecekan dan pengawasan personel yang terlibat dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkat
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Polresta Deli Serdang terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.Sepanjang Januari
Berita Sumut
MATATELINGA,Palas Masss pengunjuk rasa mengatasnamakan, Masyarakat Dalihqn Natolu (MDN) geruduk kantor Bupati Padang Lawas, Senin (31/0820
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa dalam perkara meninggalnya Robby Harianda Peranginangin dengan pidana p
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Komandan Satuan Tugas Gunung Sinabung Dansatgas sekaligus Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan menekank
Berita Sumut
Kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman pada Minggu (30/8) diramaikan oleh kegiatan "Pasporia" (Paspor Minggu Ceria) yang diselenggarakan di Wis
Nasional
MATATELINGA, Medan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan pergantian sejumlah jabatan kapolres di Sumatera Utara (Sumut) berda
Berita Sumut