MATATELINGA, Asahan :Asahan : Demo aksi unras warga masyarakat di empat desa yang ada di Bandar Pulo melakukan aksi protes ke kantor bupati Asahan, dengan Ribuan massa dan puluhan kendaraan truck serta mini bus geruduk kantor bupati, Senin (06/07/2026)
Aksi unjuk rasa yang kedua kali ini dengan massa sekitar ribuan orang meminta Pemerintah Kabupaten Asahan segera untuk merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 23 kilo meter yang berada di desa ini, Ramli Marpaung selaku Korlap aksi yang tergabung dalam "Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulo" mengatakan saat ini kami warga masyarakat xiempat desa diantaranya desa Padang Pulo, Gunung Berkat, Buntu Maraja dan desa Gajah Sakti , meminta bupati Asahan untuk segera melakukan perbaikan jalan sepanjang 23 kilo meter .
Akses
jalan kabupaten Asahan didesa kami sudah 80 tahun tidak pernah tersentuh pembangunan, hingga saat ini kondisi
jalan tersebut sudah sangat parah kondisinya.Dan sudah banyak korban yang celaka akibat
jalan rusak tersebut, dan banyak juga warga masyarakat terkendala dalam men
jalankan aktifitasnya, seperti saat warga masyarakat membawa hasil bumi terpaksa harus terkendala dikarenakan akses
jalan sudah tidak layak lagi, ujar Ramli Marpaung yang dimainkan Sudirman Marpaung.
Lebih lanjut Ramli Marpaung mengatakan i i merupakan aksi demo Jilid kedua dilaksanakan, dengan aksi kedua yang kami laksanakan bila bupati cq.Pemerintah Kabupaten Asahan juga tidak segera merealisasikan pembangunan
jalan ini, kami warga masyarakat tidak lagi mau membayar pajak maupun restribusi lainnya kepada Pemerintah ini, dan kami juga akan terus melakukan aksi protes ini, terlebih lagi dalam dialog dengan bupati saat demo tersebut tidak terdapat kesepakatan dalam penyelesaian permasalahan
jalan ini, hingga massa yang berjumlah lebih dari 1000 orang menjadi marah dan kecewa.
Demikian juga komentar Ponimin seorang warga Bandar Pulo yang turut dalam aksi juga mengatakan apa yang disampaikan bupati Asahan tadi sana sekali tidak sesuai dengan janji bupati ini semasa kampanye dahulu, dan akibat ketidak pastian akan janji janji bupati tersebut membuat ribuan warga yang berunjuk rasa ini semakin brutal dan kembali mengamuk.
Warga masyarakat agak reda dalam emosinya setelah wakil bupati Asahan Rianto yang didampingi mantan anggota DPRD Asahan Lela Sinaga dari Partai
Demokrat memberikan keterangan yang mengatakan
jalan tersebut akan segera diperbaiki paling lambat di bulan Oktober ditahun ini, dan itu sudah dimasukan dalam program pembangunan dalam skala prioritas, semuanya dalam tahapan pembangunan mohon warga masyarakat bersabar.
Ponimin juga mengatakan bila ditahun ini juga tidak dilakukan perbaikan ,dipastikan seluruh warga Bandar Pulo tidak lagi mau memberikan atau membayar pajak maupun restribusi, dan kami akan kembali melakukan aksi di sini , ungkapnya
Baca Juga: