Jemput Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari, Bobby Nasution Siapkan Extra Flight
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melepas keberangkatan Kontingen Provinsi Sumut pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) N
Berita Sumut
MATATELINGA - Pesisir pantai Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Batu Bara di Provinsi Sumatera Utara secara geografis dan historis dikenal sebagai wilayah Pesisir Timur Sumatera (atau kawasan Pantai Timur). Kawasan ini berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka yang strategis.
Baca Juga:
Hutan bakau memiliki manfaat yang sangat luar biasa, mulai dari menjaga keseimbangan lingkungan dan menopang ekonomi masyarakat pesisir. Akar dan batang bakau memecah gelombang laut yang kuat, sehingga efektif mencegah erosi (abrasi) dan melindungi daratan dari badai atau tsunami.
Dengan tetap melestarikan dan menanam bakau baru di sepanjang pantai, akarnya menjadi tempat berlindung, memijah (bertelur), dan mencari makan yang aman bagi ikan kecil, udang, kepiting, serta berbagai spesies burung.
Baca Juga:Manfaat lain hutan bakau adalah berperan ganda dalam menjernihkan air laut dengan menyerap polutan berbahaya seperti limbah organik, minyak, dan detergen. Kemudian, menahan air asin agar tidak merembes ke dalam tanah dan mencemari sumber air tawar milik warga di sekitar garis pantai.
Yang tak kalah pentingnya adalah, hutan bajau menjadi pusat ekowisata dan sumber penghidupan utama bagi nelayan serta masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil tangkapan laut.
Baca Juga:
Masyarakat yang tinggal di kawasan pantai biasanya banyak bekerja sebagai nelayan. Mereka mencari ikan dan berbagai sumber daya untuk menopang ekonomi keluarga. Manfaat kawasan hutan mangrove menjadi tempat yang paling sesuai untuk pembibitan ikan, udang dan berbagai potensi habitat laut lainnya.
Baca Juga:
Setelah mengetahui manfaat penting hutan bakau, sekarang saatnya kita melestarikan kawasan hutan bakau. Karena, secara ekonomi, ekosistem mangrove dapat dimanfaatkan untuk destinasi wisata, perikanan tangkap dan budidaya, serta sarana pendidikan dan pembelajaran.
Kerusakan tersebut telah memberikan dampak merugikan bagi lingkungan maupun masyarakat, antara lain ditunjukkan dengan semakin menurunnya tangkapan ikan, terganggunya kegiatan budidaya, kesulitan air tawar karena intrusi air laut, meningkatnya erosi pantai, terjadinya kerusakan kawasan permukiman oleh angin, badai, dan lain sebagainya.
Baca Juga:Salah satu perusahaan yang bersentuhan langsung dengan pesisir pantai adalah INALUM (PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) menjadikan wilayah pesisir Pantai Batubara sebagai pusat konservasi lingkungan melalui program rehabilitasi mangrove.
Dengan panjang garis pantai mencapai 55,9 km, perusahaan ini menggandeng masyarakat Kelompok Tani Cinta Mangrove (KTCM) Batu Bara untuk menanam puluhan ribu bibit bakau. Inisiatif ini tidak hanya menjaga ekosistem dari abrasi, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan ekowisata dan pusat pemberdayaan UMKM lokal
Baca Juga:
Perusahaan juga menjalankan program perlindungan dan rehabilitasi spesies di kawasan pesisir Pantai Sejarah dan Pantai Perjuangan, Kabupaten Batu Bara, guna mendukung pelestarian spesies terancam sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Baca Juga:
Kenapa harus mangrove? Pertanyaan ini mengemuka pada saat kepedulian terhadap kerusakan hutan mangrove semakin menggema. Karena, hutan mangrove adalah benteng utama masyarakat di pesisir, yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir, masyarakat pesisir sangat identik dengan mangrove, jadi ini adalah benteng alami terutama terkait dengan perubahan iklim, abrasi, kenaikan permukaan air laut.
Pada 2025, INALUM bersama masyarakat pesisir Kabupaten Batu Bara menanam 15.000 bibit mangrove, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan secara berkelanjutan.
Baca Juga:Selama 4 tahun program berjalan, INALUM telah memberikan solusi atas 3 masalah krusial di Kawasan Pantai Sejarah yaitu Prostitusi, Abrasi, dan Pertumbuhan Ekonomi. Program ini secara penuh mendorong masyarakat untuk menghilangkan prostitusi dari kawasan tersebut dan menjadikannya kawasan ramah keluarga.
Selanjutnya program ini juga berhasil memberikan perlindungan dari abrasi laut dengan penanaman mangrovenya. Terakhir INALUM berhasil melakukan peningkatan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19 dengan program-program inovasinya di kawasan tersebut.
Baca Juga:
"Melalui berbagai program pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, kami berupaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang," tandasnya.
Baca Juga:
"Upaya ini merupakan wujud tanggungjawab kami untuk menciptakannilai yang tidak hanya berdampak bagi bisnis, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan." katanya.
Dengan luas hutan mangrove 576 ha dan jumlah pohon mangrove dalam satu hektar diperkirakan 2.500 per hektar dan daya serap sekitar 6.048 ton karbon dioksida per hektar. Sehingga dapat dikalkulasikan potensi saat ini hutan mangrove di Kabupaten Batu Bara dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 3.483.648 ton.
Baca Juga:Hutan mangrove di kawasan Pantai Sejarah Kabupaten Batubara, menurut Baharuddin tidak kalah baiknya dengan hutan mangrove di tempat lainnya. Karena, potensinya yang besar dan setiap beberapa periode musim (periode Oktober-Mei) burung-burung dari luar negeri yang sebagian besar dari Benua Australia yang melakukan imigrasi ke kawasan hutan mangrove di kawasan Pantai Sejarah.
Konservasi hutan mangrove di kawasan pantai Kabupaten Batubara, selain bermanfaat untuk menahan abrasi, hutan mangrove juga menjadi rumah yang sangat nyaman bagi biota laut termasuk burung migran serta fauna lainnya. Tidak hanya bermanfaat, upaya pelestarian hutan mangrove juga berdampak sangat positif bagi masyarakat pesisir yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.
Baca Juga:
Dengan komitmen yang dijalankan INALUM terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan kepedulian terhadap pelestarian hutan dan hutan mangrove, telah mengantar INALUM meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) serta PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.
Baca Juga:
Baca Juga:
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melepas keberangkatan Kontingen Provinsi Sumut pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) N
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Tantangan pengelolaan perkotaan di tahun 2026 terbukti semakin kompleks. Saat ini, pembangunan tidak hanya berbicara ten
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Perjalanan panjang 436 tahun Kota Medan bukan sekadar angka sejarah, melainkan pondasi untuk membangun warisan bagi gene
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kebinekaan demi mewuju
Lifestyle
MATATELINGA,Deli Serdang Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80 Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pe
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Tujuh begal sadis yang kerap beraksi di tempat sepi diringkusTim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Subdit III Jatanras Direkto
Berita Sumut
Kawasan hutan mangrove telah membantu menjaga ketersediaan sumber daya ikan di laut yang tidak akan habis. Sumber daya tersebut dapat dimanf
Berita Sumut
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumut Mohammad Hatta,
Berita Sumut
MATATELINGA,Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn Rapat Paripurna VI DPRD Pematangsiantar Tahun 2026, Pengambilan Keputusan terh
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Nama mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi, Moettaqien Hasrimy, ikut disebut dalam surat dakwaan perkara dugaan ko
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Personel URC MIT Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut memberikan tindakan tegas terukur (tembak, re
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Aipda HSR mendekam dalam sel penempatan khusus (Patsus) Bidang Profesi dan P
Berita Sumut