Pemasok Narkoba ke Helen’s Night Mart Diringkus Tanpa Barang Bukti
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengembangkan pengungkapan kasus peredaran vape narkoba di Helen&039s Night M
Berita Sumut
MATATELINGA - JANGAN kaget kalau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjual sayur dan buah, kedai sampah, jajanan sore, dan sarapan pagi sudah punya QRIS atau barcode untuk menerima pembayaran dari pelanggannya. Tak perlu repot kalau ketinggalan dompet atau uang cash, yang penting jangan sampai ketinggalan gawai atau handphone yang didalamnya ada aplikasi m-banking atau e-wallet.
Suami isteri yang ditawarin sarapan pagi langsung masuk ke dalam warung dan memesan dua porsi lontong sayur dan teh manis panas. Suami isteri tadi tak perlu harus repot membawa uang cash saat berangkat dari rumah untuk olahraga pagi atau sekadar jalan santai tak jauh dari rumah.
Baca Juga:Penawaran ibu penjual sarapan pagi tadi adalah salah satu cerminan dari semakin pesatnya perkembangan teknologi, dimana penjual sarapan pagi pun sudah bertransformasi dari pembayaran manual atau analog ke pembayaran digital dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Transformasi digital telah diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Secara sederhana, transformasi digital adalah penggunaan teknologi dalam mentransformasikan proses analog menjadi digital.
Untuk mendukung dan mengedukasi UMKM dalam hal literasi keuangan dan pengembangan usaha agar UMKM bisa naik kelas tidak terlepas dari peran perbankan, salah satu diantaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Baca Juga:Seperti disampaikan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen bahwa salah satu sektor ekonomi yang tahan banting adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Permasalahan yang mereka hadapi adalah ketika harga bahan baku melonjak dan prosedur untuk mendapatkan bantuan dana berupa kredit lunak dari perbankan mengalami kendala.
Beberapa perbankan, menurut Wong memberikan kemudahan, seperti pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hanya saja, yang bisa mengakses perbankan tersebut adalah UMKM yang sudah memiliki tempat usaha menetap, memiliki ijin usaha, mendapatkan label MUI untuk jenis makanan serta aturan lainnya.
Menyikapi hal ini, lanjut Wong Chun Sen pemerintah dan pihak perbankan perlu memberikan edukasi secara bertahap terutama dalam pengurusan ijin usaha dan proses mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi salah satu syarat mutlak mendapatkan dukungan dana dari perbankan.
Baca Juga:Politisi PDI Perjuangan yang dipercaya memegang amanah sebagai Wakil Ketua Bidang UMKM merangkul pelaku usaha agar mau meningkatkan kemampuannya terutama dalam up-grade informasi terkait platform digital agar UMKM bisa naik kelas dan semakin dikenal banyak kalangan.
"Saya yakin, perbankan juga sangat peduli dengan UMKM yang benar-benar ingin naik kelas dan meningkatkan income-nya lewat penjualan di media sosial atau marketplace," tegasnya.
Terkait dengan edukasi dan literasi yang diberikan pemerintah terhadap UMKM, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan sangat peduli dan mendukung UMKM bisa naik kelas dan melek digital.
Baca Juga:"Pemko Medan lewat Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan memberikan ruang dan tempat bagi UMKM untuk mendapatkan informasi terkait pengurusan ijin usaha, pelatihan dengan mengundang pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya agar UMKM bisa mendapatkan bantuan dan mendapat kemudahan dalam mengajukan pinjaman," paparnya.
Lebih lanjut Citra Effendi Capah menyampaikan bahwa UMKM di kota Medan saat ini sudah banyak yang mendapat bantuan dan dukungan baik dalam bentuk modal maupun bantuan gerobak yang bekerjasama dengan pihak sponsor.
Beberapa UMKM yang mendapat edukasi terkait pentingnya mengikuti perkembangan teknologi, sudah mulai beralih dari menjual secara manual beralih ke platform digital seperti media sosial dan marketplace.
Baca Juga:Karena, digitalisasi telah mengubah segalanya terasa lebih dekat dan cepat. Konsumen tak perlu antre atau tawar-menawar secara langsung. Penjual pun bisa memasarkan produk ke seluruh Indonesia bahkan dunia, cukup dari gawai di tangan.
Ini menjadi peluang bagi dunia perbankan, seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong UMKM naik kelas. Mendorong beberapa UMKM binaan dan UMKM yang mau dibina agar bisa naik kelas dan melek digital.
Bagi sebagian orang, dunia digital mungkin terasa rumit, bikin akun toko online, atur konten, belajar promosi. Tapi faktanya, yang berani coba justru akan memetik hasilnya. Bagi pelaku UMKM yang sama sekali tidak mengerti dengan adanya transformasi digital ini harus diedukasi dan diberikan pelatihan.
Baca Juga:Edukasi, literasi dan berbagai bentuk pelatihan, sesungguhnya sudah banyak dilakukan oleh BNI di berbagai daerah. Pelatihan ini terus dilakukan dalam upaya memperkuat dukungan bagi sektor UMKM, termasuk melalui penyaluran kredit produktif serta inovasi layanan digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam sebuah kesempatan mengatakan, konsistensi BNI dalam mendukung UMKM tercermin dari kinerja kredit yang tetap positif.
Sepanjang tahun 2025 dan 2026, BNI mendapat beberapa penghargaan, menurut Okki, penghargaan tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas layanan BNI, tetapi juga menunjukkan kuatnya kolaborasi perseroan dengan para mitra strategis dalam membangun ekosistem transaksi keuangan yang efisien, aman, dan terintegrasi.
Baca Juga:"Kolaborasi bersama mitra strategis menjadi bukti nyata bagaimana solusi wholesale transaction dan solusi digital BNI mampu mendukung pertumbuhan bisnis nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional," katanya.
"Dengan strategi inklusif, pembiayaan berbasis sektor produktif, hingga inovasi digital, BNI akan terus mendukung UMKM agar mampu tumbuh berkelanjutan dan meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian nasional," tegas Okki.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra E Capah menambahkan, ketika UMKM sudah berhasil naik kelas, melek digital dan semakin dikenal banyak kalangan, secara perlahan UMKM tersebut juga berdampak bagi banyak orang.
Baca Juga:Dampaknya ini yang paling mengesankan, dimana UMKM yang tadinya hanya dikendalikan oleh suami isteri, setelah berkembang dan naik kelas, suami isteri pemilik UMKM tadi mulai membuka peluang bagi warga disekitarnya atau generasi muda yang ingin bekerja mencari pengalaman dan mendapatkan penghasilan.
"Secara tidak langsung, UMKM yang masuk dalam marketplace atau penjualan makanan/minuman secara online telah memberi rejeki bagi ojek online yang siap mengantarkan pesanan pelanggan. Ini yang namanya tidak hanya naik kelas dan melek digital tapi berdampak langsung kepada banyak orang," tegasnya.
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengembangkan pengungkapan kasus peredaran vape narkoba di Helen&039s Night M
Berita Sumut
MATATELINGA,Namorambe Warga Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, keberatas atas keberadaan Gudang Pakan dan Kand
Berita Sumut
MATATELINGA, Belawan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghadirkan inovasi pelayanan keimigrasian bertajuk Pasporia (Paspor Ceria) yang
Ekonomi
MATATELINGA,Istanbul Untuk melaksanakan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur
Internasional
MATATELINGA, Deliserdang Hingga kini Polisi masih melakukan pengusutan dan mengejar pelaku pembuahan terhadap nenek Hj Nurlis (69) warga Ga
Berita Sumut
MATATELINGA,Belawan Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengamankan tiga orang remaja dibawah umur yang merupakan anggota
Berita Sumut
MATATELINGA, TebingtinggiTerhitung sudah belasan tahun kondisi Jalan beton pada Gang Pandu Lingkungan III, Kelurahan Tualang Kecamatan Pada
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Sidang dugaan suap proyek pengadaan jaringan internet di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi
Berita Sumut
MATATELINGA,MedanTak terima nama baiknya dicemarkan wartawan MNC Group, M Aries Fernando Manalu melaporkan salah seorang warga, JS ke Mapol
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengalihkan sekitar Rp8 miliar anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang
Berita Sumut
MATATELINGA Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan dalam berbagai sektor, termasuk industri keuangan
Ekonomi
MATATELINGA Artificial Intelligence (AI) kini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan perusahaan dan industri teknologi. Perkembangan teknol
Ekonomi