6 Bulan Jadi Kajari Palas Hasbi Kurniawan, SH Nihil Reward
MATATELINGA,Palas Sudah 6 (enam) bulan dilantik jadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas (Palas) dari, 18 Februari 2026 sampai 31
Berita Sumut
MATATELINGA, Toba :Pembangunan sektor perkebunan dan kehutanan di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Pembangunan sektor perkebunan dan kehutanan merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Kedua sektor ini berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pemasukan devisa negara. Namun, di sisi lain, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan apabila tidak dikelola secara berkelanjutan.
Nilai Konservasi Tinggi (NKT)
Baca Juga:Nilai Konservasi Tinggi atau High Conservation Value (HCV) merupakan area yang memiliki nilai penting secara ekologi, sosial, maupun budaya, yang perlu dilindungi dalam pengelolaan lahan. Enam kategori utama NKT meliputi: NKT 1: Keanekaragaman hayati penting (misalnya habitat spesies langka atau dilindungi), NKT 2: Lanskap ekosistem yang luas dan masih utuh, NKT 3: Ekosistem langka atau terancam punah, NKT 4: Area yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan (misalnya daerah tangkapan air, pengendali erosi), NKT 5: Area penting untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat local, NKT 6: Area yang memiliki nilai budaya, religius, atau identitas penting bagi masyarakat setempat.
Menurut Rehulina Mustika Meylisa Togatorop dalam tugas Artikel Konservasi Flora dan Fauna, penerapan identifikasi dan pengelolaan NKT bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan produksi tidak merusak fungsi ekologis dan sosial yang esensial di kawasan tersebut.
1. Melindungi keanekaragaman hayati
Baca Juga:o Kawasan HCV sering menjadi habitat bagi flora dan fauna langka, endemik, atau terancam punah.
o Pencegahan hilangnya spesies akibat pembukaan lahan.
o Menjaga ekosistem seperti hutan riparian, rawa, gambut, dan sumber air.
Baca Juga:o Menjaga fungsi lingkungan seperti penyerapan karbon dan siklus air.
3. Mengurangi dampak lingkungan
4. Menjaga hak dan kepentingan sosial masyarakat
Baca Juga:o Melindungi area yang memiliki nilai budaya, sejarah, atau spiritual bagi masyarakat lokal/ adat.
o Menjamin akses masyarakat pada sumber daya yang bergantung pada alam (misalnya sumber air, obat, bahan pangan).
o Menjadi persyaratan wajib dalam standar keberlanjutan seperti RSPO, ISPO, FSC, atau ISCC.
Baca Juga:o Membantu perusahaan memenuhi regulasi nasional dan tuntutan pasar global.
6. Meningkatkan reputasi dan keberlanjutan bisnis
o Membuka peluang pasar yang memiliki persyaratan keberlanjutan ketat.
Baca Juga:"Dalam perkebunan sawit, penerapan NKT sangat penting karena: membantu menentukan area mana yang boleh dibuka dan mana yang harus tetap dilindungi; mencegah hilangnya habitat satwa dan flora penting; menghindari dampak sosial terhadap masyarakat lokal dan adat; memastikan keberlanjutan jangka panjang perkebunan; memenuhi standar global seperti RSPO, ISPO, dan komitmen NDPE. Dengan melindungi area NKT, perusahaan dapat beroperasi secara produktif, namun tetap menjaga ekologi, sosial budaya, dan keberlanjutan. NKT adalah pendekatan yang membantu mengidentifikasi area-area paling penting bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan melindungi area tersebut, kegiatan perkebunan dapat berjalan tanpa merusak keanekaragaman hayati, ekosistem, dan nilai sosial budaya," kata Rehulina Mustika Meylisa Togatorop pada Minggu, (7/12/2025) lewat pesan singkatnya.
Nilai Stok Karbon Tinggi (SKT): Mencegah Kehilangan Karbon dan Mengendalikan Emisi
Melalui pendekatan SKT, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang aman untuk dikembangkan serta area yang wajib dipertahankan atau direstorasi. Dengan demikian, ekspansi perkebunan tidak hanya memperhatikan produktivitas, tetapi juga kontribusinya terhadap mitigasi perubahan iklim.
Baca Juga:Menurutnya, SKT penting untuk mencegah hilangnya cadangan karbon, mengendalikan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mendukung pengelolaan perkebunan yang bertanggung jawab
Dalam perkebunan sawit, SKT sangat relevan karena banyak lahan potensial sawit sebelumnya berupa hutan atau lahan berhutan sekunder. Tanpa identifikasi SKT, pembukaan lahan bisa menyebabkan emisi karbon besar-besaran. Pembeli internasional (misalnya melalui standar RSPO atau NDPE) mensyaratkan perlindungan area SKT. Dengan menerapkan SKT, perusahaan dapat melakukan ekspansi secara berkelanjutan, menghindari deforestasi, dan tetap memenuhi standar pasar global.
Baca Juga:Keterkaitan NKT dan SKT dalam Pembangunan Berkelanjutan
NKT dan SKT saling melengkapi dalam mewujudkan praktik pengelolaan lahan yang bertanggung jawab. NKT menitikberatkan pada konservasi ekologis, sosial, dan budaya, sedangkan SKT fokus pada perlindungan hutan berkarbon tinggi. Penerapan kedua konsep ini menjadi landasan penting dalam berbagai standar keberlanjutan seperti RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pelaksanaan di lapangan dapat meliputi: pemasangan tanda batas yang jelas di setiap area NKT dan SKT. Patroli rutin oleh petugas konservasi dan regu keamanan. Pemulihan habitat pada area yang rusak. Menjaga kualitas air pada sungai, riparian, dan daerah resapan. Monitoring flora dan satwa liar melalui pemasangan kamera trap, survei jejak, atau observasi langsung dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat disekitar perkebunan. Selain pelaksanaan dilapangan ada juga monitoring dan evaluasi kegiatan pengelolaan dan pemantauan NKT dan SKT yang dilakukan dan pelaporan ke Dinas terkait pengelolaan dan pemantauan NKT dan SKT yang telah dilakukan perusahaan.
Baca Juga:Pembangunan sektor perkebunan dan kehutanan di Indonesia harus diarahkan pada prinsip keberlanjutan. Penerapan konsep NKT dan SKT menjadi instrumen penting untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengintegrasikan kedua konsep ini, perkebunan tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga berperan dalam konservasi keanekaragaman hayati dan pengendalian perubahan iklim.
MATATELINGA,Palas Sudah 6 (enam) bulan dilantik jadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas (Palas) dari, 18 Februari 2026 sampai 31
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri sekaligus menyampaikan pidato Bupati Asahan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muha
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di keluarga besar Pemuda
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan bersama Sekretariat DPRD Kota Medan memperkuat sinergi di bidang Perdata dan Tata Usaha
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Polrestabes Medan melaksanakan apel pengecekan dan pengawasan personel yang terlibat dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkat
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Polresta Deli Serdang terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.Sepanjang Januari
Berita Sumut
MATATELINGA,Palas Masss pengunjuk rasa mengatasnamakan, Masyarakat Dalihqn Natolu (MDN) geruduk kantor Bupati Padang Lawas, Senin (31/0820
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa dalam perkara meninggalnya Robby Harianda Peranginangin dengan pidana p
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Komandan Satuan Tugas Gunung Sinabung Dansatgas sekaligus Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan menekank
Berita Sumut
Kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman pada Minggu (30/8) diramaikan oleh kegiatan "Pasporia" (Paspor Minggu Ceria) yang diselenggarakan di Wis
Nasional
MATATELINGA, Medan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan pergantian sejumlah jabatan kapolres di Sumatera Utara (Sumut) berda
Berita Sumut
MATATELINGA,Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menunjukkan dukungannya terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Belawan
Lifestyle