Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB

Warga Medan Deli Pasang Spanduk: Kami Perangi Natkoba!!@

Rompas - Selasa, 30 Juni 2026 10:33 WIB
Warga Medan Deli Pasang Spanduk: Kami Perangi Natkoba!!@
Warga bentangkan spanduk anti narkoba.

MATATELINGA,Belawan : Kesabaran masyarakat Kecamatan Medan Deli sudah pupus karena exsisnya peredaran narkoba di setiap Lingkungan mereka.Polisi diharapkan bertindak tegas,pasang mata dan telinga.
Akibat semangkin exsisnya peredaran narkoba tersebut,masyarakat Kecamatan Medan Deli Kota Medan Provinsi Sumatera Utara melakukan protes dan memasang spanduk di tengah Jalan usai Sholat Subuh pada Minggu pagi ( 28/06/2028.)


Sebelum sepanduk tersebut dipasang diatas tengah Jalan ditanda tangani oleh sejumlah Tokoh tokoh masyarakat. Spanduk tersebut bentuk komitmen bersama, masyarakat menegaskan tidak akan lagi mentoleransi aktivitas peredaran narkoba di wilah mereka.Selama ini mereka menilai telah menghancurkan kehidupan sosial di kawasan tersebut.

Perang Melawan Narkoba diharapkan terus Berlanjut,
Kami akan melawan dan kami siap berperang dengan bandar narkoba. Jangan sampai kami mengetahui keberadaan para bandar sabu di Kecamatan ini, seru warga secara bersama sama.
Menurut warga, peredaran narkoba bukan hanya merusak generasi muda, tetapi juga memicu meningkatnya angka kriminalitas. Kasus pencurian semakin sering terjadi, disusul maraknya aksi tawuran hingga begal yang melibatkan remaja.Sementara saat terjadi bentrok pemuda mengapa P olisi kok membubarkanya,bukannya menangkap yang membawa sajam,panah beracun dan senapan! Itu kan sudah melanggar UUD,jelas Sarmin.
Untuk menarik pembeli dari para remaja dan anak anak pelajar,pengedar menyediakan PAHE ( Paket Hemat) seharga rp 25 ribu rupiah,untuk sekali bakar.

Sebagai bentuk perlawanan kami, berbagai elemen masyarakat mulai dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang ada di Kecamatan Medan Deli seperti BKM Amalyatul Huda, kelompok perwiritan bapak bapak, perwiritan ibu-ibu, kepala lingkungan, hingga tokoh masyarakat menandatangani deklarasi penolakan terhadap segala bentuk peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Baca Juga:
Warga juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan, agar segera melakukan tindakan nyata dengan menangkap para bandar bandar besar dan jangan hanya menangkap pengedar dan pemakainya saja. Memberantas jaringan peredaran narkoba yang bebas beroperasi. Harap pasang mata dan telinga dan tanggapi laporan kami,jangan diam.

Padahal Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan sudah mengantongi data data bandar narkoba,tapi kok masih belum menangkapnya! Ada apa ini???Kami sudah lelah dengan persoalan narkoba ini. Kami berharap polisi benar-benar bertindak dan membersihkan Kecamatan kami. Kepada para bandar, kami peringatkan, jangan jual sabu di Kecamatan kami, ujar Herman, salah seorang tokoh masyarakat yang disambut dukungan warga.

Aksi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat tidak lagi ingin hidup berdampingan dengan peredaran narkoba. Warga berharap deklarasi yang mereka lakukan menjadi titik awal lahirnya langkah tegas aparat dalam membongkar jaringan bandar narkoba hingga ke akar akarnya, sehingga keamanan dan masa depan generasi muda dapat diselamatkan.***

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Warga Simalungun Hanyut di Sungai Bah Tongguran
Pasca Kunker, Bupati Simalungun Evakuasi Warga Ke RSUD Perdagangan
Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Ahmad Anugrah Lubis Desak BNN Berantas Narkoba Di Sumut
Kapolres Belawan Dimutasi
Direktur Reskrimum dan Reskrimsus Polda Sumut Diganti
Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
 
Komentar
 
Berita Terbaru