Wesly yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Pematang
siantar Ny Liswati Wesly Silalahi, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematang
siantar memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara tersebut.
Menurut Wesly, Kota Pematang
siantar sejak dulu dikenal sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia. Keberagaman
etnis-mulai
etnis Simalungun sebagai tuan rumah, Batak Toba, Karo, Pakpak, Mandailing, Minang, Nias, Jawa, Melayu, Tionghoa, bahkan India, hingga
etnis lainnya-adalah kekayaan yang tidak ternilai harganya.
"Seni
budaya adalah bahasa universal. Lewat tarian, musik, ddan pakaian adat yang kita saksikan hari ini, kita diingatkan perbedaan bukanlah pemisah, melainkan warna-warni yang membentuk lukisan indah bernama Pematang
siantar," sebutnya.