Minggu, 11 Oktober 2026 WIB

Tahanan Korupsi Pakai HP di Rutan Medan, Menteri Agus: Kami Kirim ke Nusakambangan

Redaksi - Jumat, 23 Januari 2026 11:01 WIB
Tahanan Korupsi Pakai HP di Rutan Medan, Menteri Agus: Kami Kirim ke Nusakambangan

MATATELINGA, Jakarta :Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengambil langkah tegas merespons kabar tahanan kasus korupsi berinisial IS menggunakan handphone (HP) di Rutan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dia mengatakan IS akan dipindah ke Pulau Nusakambangan.

"Besok infonya akan dipindahkan ke Nusakambangan. Kita akan cabut hak-haknya," tegas Menteri Agus, pada Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:

Menteri Agus mengatakan terkuaknya IS menggunakan ponsel menandakan partisipasi masyarakat dalam konteks pengawasan kinerja jajaran. Ia mengucapkan terima kasih dan memastikan evaluasi internal berjalan secara transparan.

"Justru kita terima kasih selalu ada partisipasi masyarakat untuk pengawasan ke dalam," lanjut Menteri Agus.

Baca Juga:
Dia menekankan telah memberi perintah kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumut untuk mencari oknum yang membiarkan ponsel tersebut masuk ke rutan.

"Info Kakanwil Pemasyarakatan, razia rutin dilakukan. Saya perintahkan cari siapa (oknum) yang membiarkan ponsel masuk," pungkas Menteri Agus.

Dalam sejumlah kesempatan, berdasarkan catatan detikcom, Menteri Agus menyampaikan ketegasan menyikapi masih adanya ponsel dan narkoba dalam lapas. Dia mengatakan pemberantasan ponsel dan narkoba dalam lapas adalah harga mati.

"Kami berkomitmen, dalam hal ini kepala-kepala lapas di seluruh Indonesia untuk agar tidak ada satupun HP di dalam lapas. Termasuk petugas-petugas lapas ketika sedang bekerja, karena terkadang mereka memanfaatkan petugas. Petugas yang terbukti terlibat juga sudah kita beri hukuman tegas dari mulai mutasi hingga dipidanakan secara hukum," tegas Agus (18/6/2025).

Baca Juga:
Dia meminta Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rutan (Karutan) menggencarkan razia handphone dan narkoba. Jika tidak, Agus mengancam akan mencopotnya.

"Para Kalapas dan Karutan saya minta razia berkala. Kalau tak pernah laksanakan, risikonya kalau ditemukan (HP atau narkoba), ya dicopot," kata dia saat berkunjung ke Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (24/6/2025).


Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Jelang Akhir Tahun, Sebanyak 1.882 Warga Binaan di Pindahkan ke Nusakambangan
Agus: Pemasyrakatan  Tidak Lagi Dipandang Semata Sebagai Tempat Menjalani Hukuman
Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.621 Prabhatar di Akmil Magelang
Panglima TNI Dampingi Presiden RI dan Raja Yordania Saksikan Demonstrasi Joint Drone Exercise
Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Mayor Jenderal Al Hnaity
Panglima TNI Tinjau Gladi Model Latihan TNI 2025
 
Komentar
 
Berita Terbaru