Maling Kabel Tower Gol
MATATELINGA,Batubara Polsek Talawi, Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kabel tower yang terjadi di Dusun
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan :Panut Hadisiswoyo, Direktur Eksekutif Green Justice Indonesia menyerukan pemerintah pusat untuk segera menetapkan Ekosistem Batang Toru di Sumatera Utara sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN). Seruan ini disampaikan mengingat meningkatnya ancaman ekologis, bencana hidrometeorologi, dan tekanan pembangunan di kawasan yang menjadi habitat terakhir orangutan Tapanuli—spesies kera besar paling langka di dunia.
Menurut Panut, penetapan KSN merupakan langkah mendesak untuk memastikan perlindungan menyeluruh terhadap bentang alam Batang Toru yang membentang di tiga kabupaten: Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. "Batang Toru bukan hanya rumah bagi keanekaragaman hayati dunia, tetapi juga penyangga keselamatan jutaan warga Sumatera Utara. Pemerintah nasional harus menjadikan kawasan ini prioritas tertinggi dalam tata ruang dan pembangunan berkelanjutan," tegasnya dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi.
Baca Juga:
Panut menyoroti sejumlah ancaman serius yang tengah menggerogoti integritas Ekosistem Batang Toru, mulai dari fragmentasi hutan, ekspansi industri ektraktif, perkebunan skala besar, pembangunan infrastruktur yang tidak terkendali, hingga risiko banjir bandang dan longsor. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah sekitar Batang Toru mengalami peningkatan kejadian bencana yang dapat dipastikan karena melemahnya fungsi hutan sebagai penyerap air dan penahan tanah.
"Setiap kerusakan di Batang Toru langsung berdampak pada masyarakat. Ini bukan isu lokal, melainkan isu keselamatan nasional," ujarnya.
Baca Juga:
Urgensi Penetapan Kawasan Strategis Nasional
Penetapan Ekosistem Batang Toru sebagai KSN dinilai akan memberikan dasar hukum yang kuat bagi pemerintah dalam mengendalikan pemanfaatan ruang, memprioritaskan konservasi, serta memperkuat pengawasan tata ruang lintas kabupaten. Status KSN juga memungkinkan integrasi kebijakan antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian LHK, BNPB, dan pemerintah daerah.
Penetapan Ekosistem Batang Toru sebagai KSN akan memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi pemerintah pusat dan daerah dalam:
Baca Juga:
· Mengintegrasikan kebijakan konservasi dan mitigasi bencana,
· Memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati,
· Menjaga fungsi ekologis sebagai penyangga air dan iklim regional.
Baca Juga:
"Status KSN adalah mekanisme paling efektif untuk memastikan perlindungan jangka panjang Batang Toru. Tanpa itu, kita berisiko kehilangan salah satu aset ekologis terpenting negeri ini," jelasnya.
WALHI Sumatera Utara dan aliansi kelompok masyarakat sipil di Sumatera Utara sudah menyerukan pemerintah pusat untuk menetapkan Ekosistem Batang sebagai KSN sejak tahun 2021 namun seruan ini tidak mendapat respon yang berarti bahkan cenderung tidak ditindaklanjuti secara serius oleh kementrian terkait temasuk kementrian ATR/BPN dan Kementrian Kehutanan. Terlebih dengan adanya usulan pengurangan luasan deliniasi Ekosistem Batang Toru di dalam Ranperda Tata Ruang Sumatera Utara dari luas 240 ribu hektar menjadi 160 ribu hektar, ini menandakan lemahnya pemerintah dalam memahami pentingnya perlindungan ekosistem yang rentan dan penting yang berfungsi menjaga keselamatan warga dan kelangsungan kehidupan keanekaragaman hayati.
Ekosistem Batang Toru tidak hanya penting bagi warga Sumatera Utara, tetapi juga menjadi perhatian global karena menjadi habitat utama Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) yang jumlahnya diperkirakan kurang dari 800 individu. Selain itu, kawasan ini berperan penting sebagai benteng perubahan iklim dan sumber air bagi pertanian serta kebutuhan domestik masyarakat.
Baca Juga:
Baca Juga:
MATATELINGA,Batubara Polsek Talawi, Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kabel tower yang terjadi di Dusun
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kebakaran menghanguskan empat unit rumah sekaligus tempat usaha milik Rumda Boru Sitanggang (51) di Jalan Panglima Denai
Berita Sumut
MATATELINGA, Rantauprapat Lokasi pertapakan pembangunan gedung gerai Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) Bakaran Batu, Kecamata
Berita Sumut
MATATELINGA, MadridSebelumnya, tawaran senilai sekitar 100 juta euro () dari Madrid maupun Liverpool sempat ditolak Leipzig.Kini Real Madri
Bola
MATATELINGA, Deli SerdangCar Free Night Deli Serdang Weekend kembali menjadi magnet bagi masyarakat. Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam, dipenuh
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV
Berita Sumut
MATATELINGA, Deli SerdangPemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong seluruh klub akuatik mendata atletnya secara resmi sebagai langkah mem
Berita Sumut
MATATELINGA, TanjungbalaiSatuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tanjungbalai membekuk lima pria tersangka kasus tindak pidana narkotika
Berita Sumut
MATATELINGA, Deli SerdangSebanyak 1.726 peserta memeriahkan Deli Serdang Run 2026 yang digelar di Desa Namo Tualang, Kecamatan BiruBiru, M
Berita Sumut
MATATELINGA, Palas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil mengamankan 31 unit sepeda motor berbagai merek yang d
Berita Sumut
MATATELINGA,Jakarta Pada Senin (27/7/2026), Cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia, perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofis
Nasional
MATATELINGA, Tj.balai Satresnarkoba Polres Tanjungbalai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wila
Berita Sumut