Melibatkan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi terbukti meningkatkan efektivitas perlindungan hutan dan menjaga ekosistem dalam jangka panjang. Partisipasi ini juga membuka peluang agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi secara berkelanjutan tanpa merusak alam," terang Mea Fitri Kartika Sari lewat sambungan telepon, Sabtu (6/12/2025).
Baca Juga:
Menurutnya, permasalahan deforestasi diperparah oleh proyek pembangunan besar dan izin konsesi yang masih luas. Banyak konsesi legal beroperasi di hutan alam, dan sebagian izin dikeluarkan tanpa kalkulasi ekosistem yang matang. Ini menjadi dilema besar: di satu sisi, pembangunan dianggap penting untuk ekonomi, tetapi di sisi lain, kerusakan hutan mengancam stabilitas ekosistem dan keberlanjutan jangka panjang.
Diapun menambahkan jika perubahan iklim juga menambah urgensi konservasi. Hutan bukan hanya tempat penyimpanan karbon, tetapi juga berfungsi sebagai sistem adaptasi terhadap perubahan iklim. Restorasi lahan kritis, rehabilitasi gambut, dan penguatan koridor ekologis menjadi sangat penting untuk menjaga integritas ekosistem.