MATATELINGA, Toba:Hasil penelitian Mea Fitri Kartika Sari yang merupakan mahasiswi Pascasarjana Kehutanan USU mengatakan bawah konservasi bukan hanya soal menjaga hutan atau melindungi satwa liar, melainkan sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keberlanjutan lingkungan dan kehidupan manusia.
Situasi konservasi di Indonesia saat ini menunjukkan kompleksitas yang semakin tinggi. Menurut Kementerian Kehutanan, deforestasi netto di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 175,4 ribu hektar.
Baca Juga:
Lebih mengkhawatirkan, data Auriga Nusantara mencatat bahwa 198 kawasan konservasi terdampak deforestasi dengan total kehilangan hutan alam seluas 7.704 ha. Sektor konsesi juga jadi penyumbang besar deforestasi: menurut Auriga, lebih dari separuh deforestasi nasional terjadi di area konsesi, termasuk konsesi pertambangan dan perkebunan.