Sabtu, 12 September 2026 WIB

Berawal dari Laka Lantas, Gangguan Jiwa, Personel Polda Sumut Aniaya Warga

Putra - Kamis, 20 November 2025 17:59 WIB
Berawal dari Laka Lantas, Gangguan Jiwa, Personel Polda Sumut Aniaya Warga
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan didampingi Kabid Dokkes, Kombes Pol Armand dan dr Superida, Kamis (20/11/2025)

"Sepeda motor yang dikendarai korban ALP menabrak sepeda motor yang dikemudikan Brigadir berboncengan D," terang Kombes Pol Ferry Walintukan didampingi Kabid Dokkes, Kombes Pol Armand, Kamis (20/11/2025).

Ketika itu, Brigadir G baru keluar dari Mapolda Sumut. Setelah laka lantas itu, Brigadir G yang tidak terluka langsung menganiaya ALP hingga mengalami luka dan memar di beberapa bagian tubuhnya. Brigadir G kemudian pergi meninggal Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:
"Korban korban ditolong teman Brigadir G ke poliklinik Polda Sumut," kata Kombes Ferry.

Disebutnya, tindakan penganiayaan itu dilakukan Brigadir G kepada ALP karena mengalami gangguan kejiwaan sejak 2001 lalu, pasca pisah dengan istrinya.

"Brigadir G itu menderita penyakit gangguan jiwa (Skizofrenia paranoid) sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya," sebut Ferry.

Saat ini, Brigadir G tengah menjalani perawatan sakit jiwa di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:
Kombes Pol Ferry mengaku, pihaknya telah meminta maaf kepada korban ALP dan bersedia membantu biaya perobatan korban, namun ditolak.

Akibat laka lantas dan penganiayaan itu, korban yang merupakan pegawai Angkasapura menderita luka lecet lengan kiri, robek antara jempol kiri dan telunjuk serta memar di bawah mata kiri.

"Kita sudah meminta maaf dan mau bertanggungjawab dengan biaya perobatan korban, namun ditolak. Katanya korban sudah dibiayai dari pihak Angkasapura," tutur Ferry.

Ditanya tentang kondisi Brigadir G yang tetap aktif berdinas di kepolisian meski mengidap gangguan jiwa, Ferry menyebut belum pernah membuat masalah dalam pekerjaannya sehari-hari.

Baca Juga:
"Selama ini dia berobat jalan, dan tidak pernah bermasalah," pungkasnya.

Sementara, dr Superida dari RS Bhayangkara Medan menyebutkan, Brigadir G sudah sejak lama mengidap sakit gangguan jiwa, dan mudah terpicu.

"Dia mengalami gangguan jiwa berat sejak tahun 2001," sebutnya.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kesadaran Publik Mulai Meningkat, Upaya Lapangan Ditambah untuk Jaga Stabilitas Lalu Lintas
Indonesia Sukses Besar Gelar Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara, Rekor Baru Bermunculan dan 10 Negara Peserta Puas
Pemprov Sumut Genjot KUR untuk UMKM, Realisasi Sudah Capai Rp13,4 Triliun
Terapkan Restorative Justice,  Gubernur Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut
OPERASI ZEBRA TOBA 2025 HARI PERTAMA: Polda Sumut Maksimalkan Edukasi, Pencegahan, dan Penindakan
Polres Pematangsiantar Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Sabu
 
Komentar
 
Berita Terbaru