Selasa, 18 Agustus 2026 WIB

Tak Terima Demosi 3 Tahun, Kompol DK Ajukan Banding

Redaksi - Kamis, 30 Oktober 2025 09:00 WIB
Tak Terima  Demosi 3 Tahun, Kompol DK Ajukan Banding
Matatelinga
Bid Propam Polda Sumut

MATATELINGA,Medan: Penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut telah menggelar sidang kode etik terhadap Kompol Dedi Kurniawan (DK) karena diduga melakukan kriminalisasi penangkapan terhadap Rahmadi, Rabu (29/10/2025).

"Ya, benar hari ini Propam Polda Sumut telah menggelar sidang etik terhadap Kompol DK," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani, saat ditemui wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga:

Rohani mengungkapkan Kompol DK dijatuhi sanksi demosi (mutasi bersifat hukuman) selama 3 tahun karena melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugasnya sebagai personel kepolisian.

"Dalam etika kelembagaan dilarang melakukan kekerasan atau perbuatan yang tidak patut terhadap orang lain. Kemudian etika kepribadian setiap anggota Polri wajib menjalankan tugas secara profesional, proporsional dan prosedural," ungkapnya.

Baca Juga:

Sementara, kuasa hukum terdakwa Rahmadi, Umar Tarigan menjelaskan, pada persidangan Kompol DK ada perbedaan keterangan saksi dan BAP. Terungkap fakta jumlah narkoba yang ditemukan berbeda.

"Pelaku lain yang ditangkap oleh Kompol DK dengan barang bukti sabu sebanyak 60 gram. Padahal, di tangan pelaku itu 70 gram. Sabu 10 gram itu dijadikan barang bukti untuk Rahmadi," jelasnya.

Baca Juga:

"Rahmadi tidak memiliki narkoba sabu sabu. Sehingga itu menjadi alasan Kompol DK menangkap Rahmadi yang diduga adanya rekayasa," terangnya.

Sementara, Kompol Dedi Kurniawan, membantah melakukan kriminalisasi saat melakukan penangkapan narkoba terhadap warga Tanjungbalai bernama Rahmadi beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

"Penangkapan narkoba terhadap Rahmadi itu sesuai prosedur. Saat ini perkara narkoba itu pun sudah bergulir di Pengadilan Negeri Tanjungbalai," tegasnya.

Ia mengungkapkan, terhadap Rahmadi sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas perkara narkoba setelah dilakukannya gelar perkara. Lalu berkas perkaranya juga dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan.

"Yang jelas penangkapan terhadap Rahmadi itu terbukti memiliki narkoba," ungkapnya, menegaskan akan menempuh jalur hukum karena disebut-sebut telah melakukan kriminalisasi dalam penangkapan narkoba.

Baca Juga:

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Mapolda Sumut Akan Didemo Sejumlah Wartawan !!!
 
Komentar
 
Berita Terbaru