MATATELINGA -Asahan : Usai gelar hari Sumpah Pemuda 2025 pada 28 Oktober , puluhan emak enak perwiridan Imam Bonjol Kisaran melakukan aksi unjuk rasa dengan menggeruduk serta merusak peralatan game zone milik pengusaha permainan tersebut, dan sehari setelah emak emak melakukan aksi pengerusakan tersebut, pada Rabu 29 Oktober 2025, puluhan emak emak tersebut membuat pernyataan secara terbuka.
Emak emak perwiridan masjid Raya Imbon yang enggan disebut jati dirinya mengatakan sangat menyesal telah terlibat dalam aksi unjuk rasa yang disertai dengan pengerusakan mesin serta peralatan permainan game zone di dua tempat diantaranya di ruko jalan Diponegoro dan ruko di jalan Kartini kisaran barat, dan pengerusakan tersebut terjadi pada hari Selasa 28 Oktober 2925 sekira pukul 13.00 wib, ujarnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut emak emak yang enggan disebut jati dirinya juga mengatakan kami warga perwiridan masjid Raya jalan Imam Bonjol ini juga mengakui mereka dibayar untuk melakukan aksi tersebut dan sebelum melakukan aksi tersebut seorang lelaki yang dipanggil dengan nama Dedek (?) mencekoki kami dengan hasutan hasutan hingga kami diprovokasi untuk melakukan pengerusakan .
Dengan ini kami warga perwiridan masjid Raya
Imbon sangat menyesal dan kami juga mohon maaf atas kesalahan kami ini, ungkapnya
Baca Juga: