"Kinerja tim kami terbukti dari kecepatan dan ketepatan respons. Pengecekan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Panei Tongah beserta anggota, Kanit I Reskrim Polres bersama Tim LASER, dan didampingi Kepala Desa setempat," ucap AKP Herison menjelaskan koordinasi lintas unit yang solid.
Dari hasil penyelidikan mendalam, tim menemukan bahwa pelapor bernama Nurul Khomaria br Harahap berada di rumah tante kandungnya, Lanniari br Siregar, di Nagori Bosar, Kecamatan Panombean Panei. "Setelah dilakukan interogasi kepada saksi-saksi dan Kepala Desa Suarno, terungkap bahwa pelapor baru tiba di rumah tantenya pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025," ungkap AKP Herison.
Baca Juga:
Tujuan kedatangan Nurul Khomaria ternyata untuk mengurus administrasi paspor guna berangkat ke Malaysia menjenguk kakaknya, Sapna Amelia, yang tinggal di negara tersebut. "Dari keterangan tante pelapor, Lanniari, bahwa pelapor datang sendiri dari Provinsi Riau untuk pengurusan administrasi paspor," ujar AKP Herison menjelaskan latar belakang kasus.
Namun, dalam perkembangan penyelidikan, pelapor menyatakan tidak jadi melanjutkan rencana ke Malaysia dan berniat kembali ke tempat kerjanya di Provinsi Riau. "Setelah ditanyakan lebih lanjut, pelapor mengaku tidak berniat lagi ke Malaysia dan ingin pulang ke Provinsi Riau ke tempat kerja sebelumnya," ucap AKP Herison.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa dugaan penyekapan yang dilaporkan ternyata tidak benar dan hanya merupakan kesalahpahaman belaka. "Tante pelapor hanya belum mengizinkan pelapor keluar rumah karena ini pertama kalinya pelapor datang ke Kabupaten Simalungun, sehingga timbul kekhawatiran untuk keselamatan pelapor," ungkap AKP Herison menjelaskan akar permasalahan.
Untuk memastikan transparansi dan menghindari kesalahpahaman lebih lanjut, tim melakukan video call dengan ibu kandung dan kakak kandung pelapor yang berada di Provinsi Riau. "Ibu dan kakak kandung pelapor sudah berbicara langsung melalui video call dengan Kanit I Reskrim dan tante kandung pelapor untuk mengklarifikasi situasi," ujar AKP Herison.