Polsek Gunung Malela Ringkus Maling Rumah Dinas Guru SD
MATATELINGA, Simalungun Aksi pencurian yang memanfaatkan kelengahan korban saat menjalankan ibadah berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gu
Berita Sumut
MATATELINGA, Madina :Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay dengan Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, di rumah dinasnya beberapa waktu lalu mengulas topik tentang meningkatkan indeks pembangunan manusia dengan membangun sektor pertanian, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Dimulai dari cerita tentang hajat hidup orang banyak, yaitu mata pencarian pertanian. Menurut Saipullah Nasution, membangun pertanian di Madina berkaitan erat dengan ketahanan pangan sebagaimana termaktub pada Asta Cita Presiden Prabowo pada butir kedua, bahwa membangun kemandirian bangsa dengan mendorong swasembada pangan menjadi salah satu cita-cita dan wajib sudah harus dilaksanakan.
"Saat ini indeks pertanaman kita masih di 2,5 belum sampai indeks 3. Artinya, indeks ini diukur dengan panen setiap tahun. Ada yang masih dua kali setahun, tapi rata-ratanya di 2,5 lah. Kemudian, produksi per hektar kita masih di kisaran 5 ton sampai 6 ton per hektar," paparnya.
Untuk meningkatkan hasil produksi ini, kata Saipullah, tentu perlu persiapan dalam banyak hal terutama dalam hal penyediaan benih unggul, menggunakan teknologi pertanian yang bagus, pupuk yang ramah lingkungan serta irigasi yang terpadu.
Persiapan demi persiapan dilakukan terutama dalam mewujudkan swasembada pangan. Regenerasi petani sebagai upaya pergeseran dari pertanian konvensional ke pertanian modern. Brigade Pangan yang dibentuk melibatkan generasi milenial diberi edukasi dan sosialisasi agar perpaduan antara muda dengan yang tua tetap bisa bersinergi untuk keberlangsungan pertanian di masa depan.
[br]
"Dari pengamatan kita di lapangan, hasil produksi di kisaran 5 ton sampai 6 ton masih dipengaruhi oleh fanatisme petani yang menggunakan pupuk satu jenis, petani perlu diedukasi untuk menggunakan pupuk organik terutama saat mengolah tanah," katanya.
Di Pulau Jawa, hasil produksi per hektar ada yang sampai 9 ton bahkan 10 ton per hektar. Hal seperti ini yang perlu disosialisasikan kepada petani agar mereka mengikuti apa yang disampaikan PPL terutama dalam hal pola tanam menggunakan teknologi pertanian.
Untuk penanganan pasca panen, di Madina masih menggiling padi secara konvensional, katakanlah produktivitas 10 ton sementara kemampuan menggilingnya hanya bisa 2 ton. Menyikapi hal ini perlu modernisasi penggilingan.
"Kita sudah bicarakan dengan Sekjen Kementerian Pertanian dan sudah disampaikan agar kami menghitung produktivitasnya dan kebutuhan mesin penggiling dengan sistem elektronik, dilengkapi dengan pemanas dengan kapasitas 30 ton per jam," katanya.
Ke depan, lanjut Saipullah pengolahan tanah menggunakan alat teknologi yang baru, menggunakan pupuk yang sesuai dan ramah lingkungan, bibit yang bagus dan panennya ditampung Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram,
"Kalau dijalankan secara bersama-sama, mungkin dalam 2 tahun kita sudah bisa mencapai tujuan swasembada beras di Madina," tegasnya.
Lebih lanjut Bupati Madina menyampaikan, berbicara tentang sektor pertanian, ketika persoalan petani bisa diselesaikan itu artinya sama dengan menyelesaikan masalah mayoritas penduduk. Karena mayoritas penduduk memang bekerja di sektor pertanian. Kemudian kalau anak petani bisa beli baju berarti pedagang baju mendapat keuntungan. Kalau anak petani bisa jajan berarti sektor kuliner bisa bergairah.
Saipullah menyampaikan bahwa petani jangan hanya lihat satu aspek saja, yaitu tanaman padi. Aspek lainnya juga ada seperti perikanan, tanaman
hortikutura, yang bisa ditanam setelah pertanaman padi. Untuk lahan lainnya, di Madina juga sudah banyak tanaman padi gogo.
Kemudian untuk mendukung sentra produksi pertanian di Madina, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian agar hasil usaha tani masyarakat bisa langsung dijangkau oleh pembeli.
"Di Madina sendiri masih ada 1400 km lagi jalan yang perlu diperbaiki agar konektivitas ekonomi di pedesaan dengan kecamatan bahkan kabupaten bisa berjalan dengan baik. Paling tidak nanti ke depan CSR perusahaan yang ada di Madina dialokasikan untuk membangun infrastruktur di Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi, misalnya. Sehingga untuk daerah itu mungkin tertangani," katanya.
Salah satu target Pemkab Madina ke depan, membuka akses ekonomi dari Panyabungan Timur tembus ke daerah kabupaten Padamg Lawas. Diharapkan dengan dibukanya jalan ini bisa meningkatkan perekonomian dua kabupaten.
[br]
Berbicara tentang pendidikan, sumber daya manusia adalah sangat vital dan menjadi faktor utama dalam pengembangan potensi daerah. Kalau SDM-nya tidak siap, daerah tersebut akan dikuasai oleh orang-orang dari luar yang memiliki kompetensi.
"Inventarisasi masalah pendidikan sudah kita lakukan mulai dari pendidikan Bunda PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. Kita juga sudah mengumpulkan kepala sekolah SMA, para Kacabdis untuk membicarakan metode dan pola pendidikan yang lebih baik ke depannya. Di mana, lulusan SMA dari Madina bisa diterima di universitas unggulan di seluruh Indonesia," jelasnya.
Bagaimana dengan sektor kesehatan? Bupati Madina menyampaikan bahwa dalam program kerja 100 hari akan memindahkan Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan ke daerah Panatapan menjadi rumah sakit baru yang segera dioperasikan. Padahal rumah sakit tersebut sudah lama dibangun.
"Harapan kita ke depan, kalau ada orang yang sakit dan masuk rumah sakit tidak perlu harus lama-lama menginap di rumah sakit. Karena, ke depan rumah sakit tersebut akan dilengkapi peralatan yang bagus dan bisa menangani berbagai jenis penyakit. Sarana dan prasarana akan disiapkan termasuk mempersiapkan dokter spesialisnya," tegasnya.
MATATELINGA, Simalungun Aksi pencurian yang memanfaatkan kelengahan korban saat menjalankan ibadah berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gu
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Setelah dua tahun absen, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) kembali digelar pada tahun 2026. Event tahunan kebanggaan masy
Ekonomi
MATATELINGA, Asahan Truck colt diesel warna kuning BM.8833 FG bermuatan penuh batu bata yang dikemudikan oleh Sumadi (53) warga Sei Alim A
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kuasa hukum dua dokter di Sumatera Utara secara resmi mengajukan surat keberatan kepada pimpinan Kepolisian Republik In
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan, Warga di Jalan Bono Linkungan 9, Glugur Darat 1, Medan Timur tidak keberatan atas keberadaan pabrik kecap di lingkungan m
Berita Sumut
MATATELINGA,Padang Lawas Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Lawas berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sos
Berita Sumut
MATATELINGA,Jakarta Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak mainmain dalam mengusut kas
Nasional
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap di dampingi OPD dan Dirut PPSU Ferry Indra memberika
Berita Sumut
Maraknya pemberitaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)
Nasional
MATATELINGA, Medan Pemerintah Kota Medan membantah tegas tudingan tidak memenuhi komitmen pembiayaan akomodasi peserta ASEAN Boys Champions
Bola
MATATELINGA,Mandailing NatalSebuah bangunan yang disebut bersumber dari anggaran Dana Desa Tahun 2025 di Desa Hadangkahan, Kecamatan Batang
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Dalam upaya memperkuat kerukunan dan menjaga stabilitas keamanan, kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik So
Berita Sumut