MATATELINGA. Belawan - Sudah setahun lebih, puluhan pedagang kramik di Jalan Simalungun dan di Jalan Veteran Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan Kota Medan mengeluh akibat dinegeri ini dilanda Virus Corona Covid-19 ditambah lagi dengan peraturan yang diterapkan Pemerintah seperti PPKM.
Bukan hanya Virus Corona dan PPKM saja, tapi banjir ROB juga tidak adanya pembeli yang datang ke toko toko kami ini.Akibatnya puluhan toko toko pedagng kramik disini mennutup tempat usahannya.
Macam mana tidak menutup tokonya,yang pertama akibat Virus Cona atau Cpvid-19 melanda negeri ini yang sudah berlangsung 1 tahun lebih. Yang kedua akibat peraturan Pemerintah memberlakukan PPKM tidak ada pembeli yang datang dan yang ketiga akibat banjir ROB. Para pembeli tidak ada yang datang karena kios kios kami digenanho banjir ROB.
Baca Juga:Warga Desa Tengah Kembali Minta Jl Kampung Keling Tidak Ditutup
Hal tersebut dikatakan Ibu, L Marpaung, sudah setahun lebih toko toko keramik disini jarang ada yang datang untuk berbenja keramik.Ya itu tadi akibat Virus Corona dan ditambah lagi peraturan Pemerintah kitaseperti PPKM sehingga tidak adanya pembeli yang datang kemari. Selain itu toko toko kami setiap pasang ROB,toko toko disini terendam banjir.Jika sebelum Virus Corona atau Covid-19 melanda,banyak pengunjung berbelanja disini. Jelas ibu L. Marpaung.
Untuk itu,kepada Pemko Medan dan intansi terkait di Belawan ini, tolonglah perbaiki Drenace/ paret paret ini dan tinggikan Jalan Simalungun dan Jalan Veteran ini agar bila air pasang ROB tidak masuk ketoko kami lagi.
Pengamatan Wartawan, saat ini sudah puluhan toko toko keramik yang menutup tokonya,malahan pedagang keramik ada yang beralih propesinya seperti merobah tokonya menjadi Losmen pojok. Pemiik losmen tersebut kini setiap hari selalu kebanjiran tamu karena tarif perkamarnya hanya Rp 200 ribu saja selama 2 jam dipakai untk tempat maksiat. (Mtc/rompas)