MATATELINGA, Toba: Kepala SMP Negeri 2 Silaen kecamatan Silaen Henry Simanjuntak membantah telah terjadi pungutan dari siswa. Hal ini juga ditegaskan ketua komite sekolah Efendi Silaen di kantor kepala sekolah Rabu, (5/5).
Ketua komite mengatakan bahwa Hedi Limbong mereka tunjuk hanya menerima dana yang sudah disepakati saat rapat. "Saat rapat kami sepakat minimal dana Rp. 60.000 per siswa, dan ibu itu kami minta menerima dana dari siswa karena beliau selalu berada di sekolah. Walaupun kadang-kadang uang yang diberikan siswa tidak sesuai dengan hasil rapat. Ada ngasih Rp. 10.000 dan bahkan ada juga yang ngasih Rp. 200.000 per siswa" ungkap Efendi Silaen.
Menurut ketua komite, bahwa program ini bertujuan untuk membuat sekolah ini menjadi sekolah unggulan. Sekolah ini masih banyak kekurangan fasilitas pendukung, seperti banyaknya kekurangan kelengkapan di ruangan laboratorium.
Hal ini memacu keinginan komite sekolah untuk melengkapi kebutuhan ini. Beberapa permohonan juga sudah mereka buat kepada perusahaan-perusahaan sekitar sekolah seperti PT. Toba Pulp Lestari, Badjra Daya Sentra Nusantara (BDSN) dan PT. Aquafarm dan didukung anggota DPRD dari Kecamatan Silaen.
Komite sekolah sudah memikirkan hal ini dan terlebih pemasangan jaringan internet di sekolah. "Bulan Juli ada rencana pemerintah agar sekolah kembali normal. Jika itu terjadi, maka fasilitas harus sudah lengkap. Tidak mungkin peralatan atau fasilitas pendukung sekolah bisa cepat terpenuhi jika tidak dimulai sekarang" lanjut Efendi Silaen.
Di ruangan kepala sekolah turut dihadiri Hedi Limbong dan beberapa awak dari berbagai media.
[adsebse]
"Jadi itu bukan pungutan. Itu adalah kesepakatan orang tua siswa. Dan jika salah, kami minta petunjuk dari dinas bagaimana cara kami membantu sekolah ini agar bisa menjadi sekolah unggulan dan anak-anak kami bisa belajar dengan fasilitas yang memadai" terang Efendi Silaen.
Kepala sekolah siap mendukung program komite sekolah dan akan tetap koordinasi dengan dinas pendidikan" "Kami siap menerima masukan dari masyarakat agar sekolah ini bisa makin baik dan siswa bisa belajar makin bagus dengan fasilitas yang lengkap" terang Henry Simanjuntak. (mtc/pintor)