Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan : Seorang dokter wanita berinisial VW laporkan rekan seprofesinya berinisial RF ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpada (SPKT) Polrestabes atas tuduhan tindak pidana percobaan pembunuhan dan atau penganiayaan disamakan dengan sengaja merusak kesehatan dengan mencampurkan minuman milik VW dengan obat bius yang terjadi di kamar jaga PPDS gedung ICU salah satu rumah sakit di kota Medan. Selasa (12/1/2021) sekira Jam 00:30 WIB.
Atas peristiwa tersebut, DN yang merupakan Suami dari dokter kelahiran 22 Januari 1987 ini langsung memerintahkan agar istrinya membuat laporan pengaduan bernomor STTLP/95/I/Yan 2.5/2021/SPKT Resta Medan.
Kepada awak matatelinga.com saat dikonfirmasi melalui telepon (2/3/2021) jam 10:00 WIB, suami korban yang merupakan perwira TNI berinisial DN menceritakan kejadian yang menimpa istrinya.
"Saya tidak akan tinggal diam, karena ini menyangkut harga diri dan nyawa istri saya. Sampai saat ini terlapor belum diperiksa penyidik, kemudian barang bukti Kopi baru saja diperiksa di LabFor Polda Sumut dan belum ada hasilnya. Saya berharap kasus ini sesegera mungkin diproses sesuai Undang-undang yang berlaku," ucap Suami korban.
Lanjutnya lagi, kejadian bermula pada saat korban berjaga di rumah sakit hari Selasa, 12 Januari 2021 sekitar pukul 00.30 Wib Korban VW bertemu dengan pelaku RF di ruangan icu Paviliun lantai IV. Saat itu pelaku RF Memerintahkan Korban VW utk istirahat di Ruangan kamar jaga icu dg alasan tidak ada orang disana dan demi menjaga keamanan barang supaya tidak hilang. Kemudian pelaku RF keluar dari ruangan icu. Setelah 5 menit pelaku RF kembali lagi keruangan icu dan memerintahkan Korban VW untuk kembali beristirahat di kamar jaga icu paviliun.
Pada pukul 12.45 WIB korban VW ke ruangan kamar jaga untuk menaruh barang dan kopi di ruangan. Saat di ruangan ternyata korban VW bertemu dengan pelaku RF kemudian pelaku RF menyuruh korban VW ke ruangan ICU dulu untuk melihat keadaan pasien. Setelah beberapa menit kemudian korban VW kembali ke ruangan kamar jaga icu dimana pelaku RF masih berada di dalamnya.
Saat itu Korban VW melihat ada tumpahan kopi dan kemudian membersihkannya dengan tissu, selanjutnya VW melaporkan keadaan pasien tadi kepada pelaku RF sambil meminum kopi dua teguk yang di tinggal VW di ruangan tadi.
Karena korban VW merasakan ada yang aneh dari kopi yang diminumnya, maka VW menghentikan untuk tidak minum lagi, namun pelaku RF menanyakan “Mengapa kopinya kok tidak dihabiskan kak”. Selanjutnya RF menanyakan lagi “Kalau Pusing golekan saja kak”.
Kemudian beberapa saat VW merasa kaki dan tangannya dingin, mata tidak fokus (gerak sendiri), dada sesak, mual, kembung, oyong dan pusing serta sakit kepala.
Saat itu juga VW menghubungi rekannya AS untuk menjemput, karena VW merasa ada sesuatu hal yang tidak beres dari badannya setelah meminum kopi tersebut. Setelah sampai disana rekannya AS meminta ijin kepada RF untuk menjemput VW tetapi RF tidak mengizinkannya. Karena RF tidak mengijinkan seketika VW spontan langsung berdiri dan keluar dengan temannya AS untuk segera keluar dari icu pavilion.
[br]
Sampai di warung VW memesan susu dan muntah-muntah sebanyak 3 kali kemudian RF datang ke warung tersebut untuk membeli Aqua dan ngecek sambil menanyakan kondisi VW.
VW berusaha untuk menutupi kronologis kejadian sebenarnya kepada suaminya DN, pada hari Kamis, 14 Januari 2021 suami VW berinisiatif untuk mencari fakta apa sebenarnya penyebab istrinya muntah-muntah dan menanyakan kepada sdr. RF.
Karena bukti kopi yang diminum oleh VW masih ada, akhirnya RF mengakui bahwa dia dengan sengaja memasukan obat Bius jenis Ketamine kedalam minuman kopi yang diminum oleh VW.
Menurut pengakuan RF disaksikan oleh rekan sejawatnya, dia sengaja memasukkan Obat bius jenis Ketamine kedalam kopi VW dengan motif dendam.
Mengetahui pengakuan tersebut dengan alasan keamanan, pada tanggal 16 Januari 2021 DN meminta istrinya VW untuk melaporkan Kasus ini ke Polresta dan melaporkan juga kasus tersebut ke Pihak Universitas.
DN berharap kasus ini dapat diproses secara adil oleh pihak Kepolisian, serta berharap adanya tindakan tegas oleh Pihak Universitas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku karena ini menyangkut nyawa istrinya.
DN masih menunggu keadilan dan sangsi tegas atas perbuatan percobaan pembunuhan yang dilakukan RF kepada istrinya, sampai dengan saat ini VW enggan untuk dimintai keterangan dan kasus ini dikawal langsung oleh Bantuan Hukum Militer.
"Hingga saat ini sebagian kopi itu masih saya simpan dan sisanya sudah diserahkan ke penyidik Satreskrim Polrestabes Medan," pungkas DN.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko melalui kasat Reskrimnya, Kompol Martuasah Tobing saat dikonfirmasi (1/3) membenarkan adanya laporan ini dan akan mengatensikan kasus ini.
"Kita cek dulu dan kita atensikan ya ," tulis Kasat Reskrim Polrestabes Medan melalui pesan WhatsApp. (SUR)
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan.Malam Minggu diawal Oktober 2026 diperkirakan beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) yang tersebar di kota Kisaran bakal ke
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi Panitia Pengadaan Tanah Perkuburan Kelurahan Suka Maju, Kecama
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dugaan malpraktik menimpa Togap Sitorus. Pasien RSH ini meninggal diduga akibat kelalaian. Kemudian, anak dan istrinya m
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Golkar, Andar Amin Harahap, S.S
Berita Sumut
Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengatakan kegiatan produksi mebel bukan sekadar aktivitas pembinaan, tetapi menjadi bagian
Nasional
MATATELINGA, Medan CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., M.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M
Lifestyle
Menanam sayur, menanam keterampilan. Menanam keterampilan, menanam kemandirian. Dan dari situlah, harapan untuk masa depan mulai tumbuh.
Nasional
MATATELINGA, Simalungun Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., memimpin pelaksanaan Apel Pagi yang dilanjutkan dengan k
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin dipromosikan menjadi Kapolsek Medan Sunggal.Mutasi jabatan itu tertuang dalam Sur
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Jenderal Pol Suyudi Ario Seto setelah resmi dilantik sebagai Kapolri bergerak cepat melakukan pergantian sejumlah jabat
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Majelis Pimpinan
Lifestyle