MATATELINGA, Lingga :Dalam upaya memperkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat (KTR) serta mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serda Eman, hadir dan menyumbangkan tenaga untuk membantu warga binaan, Bapak Iyan, Bapak Awang, dan Bapak Rudi, dalam proses pembangunan rumah warga, Minggu (07/06/2026)
Proses pengadaan material bangunan di wilayah kepulauan seperti Desa Pulau Duyung memiliki tantangan tersendiri, di mana masyarakat umumnya harus menggali dan mengangkut pasir secara mandiri dengan tenaga manual untuk dibawa ke lokasi pembangunan. Menyadari beratnya medan dan tingginya tenaga yang dibutuhkan warga, kehadiran Serda Eman menjadi wujud nyata implementasi Pembinaan Teritorial (Binter) yang responsif. Keterlibatan aparat kewilayahan dalam memikul beban fisik masyarakat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah strategis untuk memelihara stabilitas sosial, memperkuat ikatan kekeluargaan, dan memastikan negara selalu hadir di tengah masyarakat kepulauan.
Lebih dari sekadar aktivitas gotong royong biasa, kegiatan ini memancarkan nilai-nilai luhur bela negara dan semangat nasionalisme yang kuat di garis depan wilayah pesisir. Kedekatan tanpa jarak antara prajurit TNI dan rakyat menjadi pondasi krusial dalam Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta) yang dianut oleh Indonesia. Semangat pantang menyerah dan persaudaraan yang ditunjukkan dengan memikul karung pasir bersama-sama, diharapkan kegiatan seperti ini mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat, bahwa kekuatan dan kemajuan sejati bangsa ini bertumpu pada persatuan, kesatuan, serta kepedulian yang solid antarsesama anak bangsa.
Disela-sela pelaksanaan kegiatan tersebut, Serda Eman menegaskan bahwa membantu kesulitan rakyat sudah menjadi kewajiban mutlak dan napas perjuangan dari seorang prajurit Teritorial. "Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan tugas pokok, melainkan wujud pengabdian tanpa batas dari TNI untuk senantiasa menjadi solusi bagi kesulitan
warga di lapangan. Keringat yang menetes bersama rakyat adalah bukti bahwa TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kami berharap semangat gotong royong ini terus menyala sebagai wujud nyata aksi bela negara di lingkungan kita," ujar Serda Eman.
Sementara itu, Bapak Iyan, mewakili
warga, menyampaikan rasa haru dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian jajaran Kodim melalui Babinsa di desanya. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Babinsa yang rela kotor dan lelah membantu kami mengangkat pasir ini dari pesisir hingga ke lokasi
rumah. Bantuan tenaga dari Serda Eman ini sangat luar biasa meringankan pekerjaan kami yang sebelumnya terasa begitu berat. Kehadiran TNI di desa kami membuat kami merasa aman, selalu diperhatikan, dan tentunya semakin bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya penuh semangat.