"Banyak modus yang bisa dilakukan oleh pelaku kejahatan saat ini, salah satunya pura-pura berjualan. Kami minta ibu-ibu jangan sampai lengah. Guna mengantisipasi agar tidak menjadi korban, jika bertemu Orang Tidak Dikenal (OTK) dengan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan kepada saya selaku Babinsa atau aparat berwenang lainnya. Jangan ambil tindakan sendiri, laporkan agar bisa segera kami tindak lanjuti," jelas Sertu Hasan.
Kegiatan Komsos ini mendapat respon positif dari warga setempat, diantaranya ibu Rokah dan ibu Yana, warga Desa Mamut, yang mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran TNI yang aktif mengingatkan warga. Menurut Ibu Rokah, imbauan ini menjadi "alarm" bagi mereka untuk lebih berhati-hati menerima tamu tak dikenal. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu peduli. Kadang kami di rumah suka kurang waspada kalau ada yang nawarin barang, tapi sekarang kami jadi lebih mengerti harus lapor kemana jika ada yang mencurigakan," ungkap Ibu Rokah.
Baca Juga:
Diharapkan, melalui komsos ini dapat tercipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Desa Mamut. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra warga dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan, sehingga ruang gerak pelaku kejahatan dapat dipersempit dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.