Dan untuk kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah atau pick-up selama ini diproduksi oleh beberapa Perusahaan anggota GAIKINDO yakni PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor,PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), PT Sokonindo Automobile (DFSK) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) danPT Astra Daihatsu Motor.
Secara keseluruhan anggota-anggota GAIKINDO tersebut mempunyai kapasitas produksi untuk jenis kendaraan pick-up mencapai lebih dari 400.000 unit per-tahun yang hingga kini belum dapat dipergunakan secara optimal.
Baca Juga:
Kendaraan-kendaraan yang diproduksi tersebut umumnya adalah kendaraan dengan penggerak 4x2, dan kendaraan-kendaraan tersebut ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 40%.
Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat diseluruh pelosok tanah air.
Hal ini juga berkat dukungan jaringan servis bengkel pelayanan purna jual yang tersebar cukup luas. Sedangkan untuk kendaraan jenis penggerak 4x4 juga dapat diproduksi, namun memerlukan waktu untuk persiapan produksinya.
Putu Juli mengungkap bahwa terdapat total pekerja 1.5 juta orang di seluruh ekosistim industrinya.
Selama beberapa tahun belakangan ini penjualan kendaraan bermotor dalam negeri sedang tertekan, mencatat angka penjualan dibawah 1 juta unit dalam kurun waktu satu tahun.
Namun, angka eksport kendaraan bermotor dari Indonesia ke-93 negara, dapat mencapai lebih dari 518,000 unit.