Matatelinga.com, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengaku belum mendapat tempat untuk menggantikan kantor BNN di Cawang, Jakarta Timur, yang akan dikembalikan ke Polri karena telah habis masa peminjamannya.
Meski begitu, jenderal bintang tiga akrab disapa Buwas ini merasa tak khawatir dengan masalah ini.
"Belum dapat, tenang saja, kami enggak masalah," ujar Buwas di kantornya, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Menurut Buwas dirinya sudah melaporkan masalah ini ke pemerintah dalam hal ini ke Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.
Bahkan sejak dirinya menjabat sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Anang Iskandar, dirinya telah berbicara dengan berbagai pihak seperti Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meminjam gedung agar dapat melanjutkan pekerjaannya.
"Saya belum tahu pindah kemana, yang jelas semuanya, Mensos dan beberapa kementerian saya sounding termasuk Gubernur DKI Jakarta. Gubernur juga saya minta kalau ada," jelas Buwas.
Buwas memastikan pihaknya akan kembali meminjam gedung untuk beraktivitas. Mantan Kabareskrim ini menuturkan untuk jangka panjang, institusinya berencana akan membangun gedung di wilayah Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
"Sifatnya pinjam lagi. Sementara kita mungkin bisa bangun di lahan yang ada di Lido, kan ada lahannya. Mungkin kita nanti ngantornya di sana," ucap Buwas.
Namun, hal itu menurut Buwas akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Ia hanya menyampaikan situasi dan kondisi yang sedang dialami jajarannya saat ini.
"Kita terserah pemerintah. Kita tidak boleh memaksa. Tapi situasi kayak gini harus menyampaikan jujur situasinya begini-begini," pungkas Buwas.
Seperti diketahui Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam waktu dekat ini terancam akan kehilangan kantornya yang berada di wilayah Cawang, Jakarta Timur. Pasalnya, gedung yang merupakan pinjaman dari Polri itu akan habis masa kontrak peminjamannya pada akhir tahun ini setelah 10 tahun dipinjamkan ke BNN. Demikian dikutip laman okezone.com
(Fit)