Pererat Silahturahmi, Kajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
MATATELINGA, Medan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh T Rahmatsyah, SH, MH, Mkn dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujan
Bola
MATATELINGA - Cipanas : Bincang Tipis-Tipis menyaksikan bagaimana P4S Addrienta Farm mengembangkan pertanian modern, menggembleng petani melalui praktik langsung, dan menumbuhkan semangat berbagi ilmu demi kemajuan pertanian Indonesia.
Kawasan yang tertata rapi ini mengembangkan beragam kegiatan secara terpadu, mulai dari smart farming, budidaya bunga krisan, tanaman obat-obatan dan hortikultura, hingga peternakan ayam petelur, kelinci, dan perikanan.
Baca Juga:Semua itu bukan sekadar memperlihatkan beragam komoditas pertanian. Lebih dari itu, Addrienta Farm menghadirkan pengalaman belajar nyata. Petani tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga melihat, mencoba, dan mempraktikkan langsung penerapan teknologi dan inovasi dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Inilah pentingnya konsep learning by doing: belajar melalui praktik dan pengalaman lapangan.
Kawah Candradimuka untuk Petani Masa Depan
Addrienta Farm menjadi ruang untuk menempa petani agar tidak berhenti sebagai pelaku budidaya konvensional. Mereka didorong memahami pertanian modern, meningkatkan efisiensi produksi, mengenali peluang usaha, dan melihat pertanian sebagai bisnis yang memiliki prospek ekonomi.
Baca Juga:Budidaya bunga krisan, tanaman obat-obatan, peternakan ayam petelur, kelinci, dan perikanan memperlihatkan peluang pengembangan berbagai subsektor agribisnis. Dengan pengetahuan, pengelolaan yang baik, dan kemampuan membaca pasar, petani dapat membangun usaha yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Di sinilah Addrienta Farm menemukan relevansinya sebagai kawah candradimuka: tempat petani mengasah pengetahuan, membangun keterampilan, dan mempersiapkan diri menjadi pelaku usaha pertanian yang mandiri.
Tantangan pertanian tidak hanya menyangkut hasil panen, tetapi juga perubahan iklim, perkembangan teknologi, efisiensi, persaingan pasar, dan regenerasi petani. Karena itu, petani masa kini perlu memahami budidaya, manajemen usaha, pengolahan hasil, pemasaran, teknologi, dan kemitraan.
Baca Juga:Arah pembelajaran ini penting bagi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), lembaga pelatihan pertanian nonformal yang didirikan dan dikelola secara swadaya oleh petani maju. Semangat dasarnya adalah petani yang telah memperoleh pengalaman dan keberhasilan dapat menularkan pengetahuannya kepada petani lain.
Addrienta Farm memperlihatkan bagaimana semangat tersebut dikembangkan melalui fasilitas pelatihan, kegiatan budidaya, peternakan, perikanan, dan pengenalan teknologi modern.
Semangat berbagi ini sejalan dengan filosofi P4S: dari petani, oleh petani, untuk negeri. Sebab, kemajuan pertanian tidak cukup mengandalkan teknologi dan sarana fisik, tetapi juga membutuhkan manusia yang bersedia belajar, berbagi, dan bergerak bersama.
Baca Juga:Menyiapkan Petani Muda dan Regenerasi Pertanian
Pertanian Indonesia menghadapi tantangan menyiapkan generasi penerus yang akrab dengan teknologi, kreatif, dan berani membangun usaha. Pertanian modern di Addrienta Farm dapat memperkenalkan wajah pertanian yang tidak hanya mengandalkan tenaga fisik, tetapi juga ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan kemampuan bisnis.
Dalam pengembangan P4S nasional, Addrienta Farm dapat menjadi contoh bagaimana pembelajaran berbasis praktik dan pengembangan agribisnis dirangkai dalam satu kawasan.
Baca Juga:Kunjungan Bincang Tipis-Tipis memperlihatkan bahwa masa depan pertanian tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan besarnya produksi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, kemauan belajar, keberanian berinovasi, dan kesediaan berbagi pengetahuan.
Addrienta Farm menunjukkan bahwa P4S dapat berkembang menjadi tempat lahirnya inovasi, tumbuhnya wirausaha, terbangunnya kemitraan, dan menguatnya kemandirian ekonomi petani.
Dari petani, oleh petani, untuk negeri. Dari pembelajaran di desa, menuju pertanian Indonesia yang maju, mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Baca Juga:
MATATELINGA, Medan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh T Rahmatsyah, SH, MH, Mkn dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujan
Bola
MATATELINGA, Simalungun Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menghadiri rangkaian kegiatan H
Lifestyle
MATATELINGA, T.Tinggi Sebanyak 7,14 gram narkotika jenis ganja dan uang tunai sebanyak Rp46.481.500 dari seorang lakilaki berinisial S al
Berita Sumut
Bincang TipisTipis menyaksikan bagaimana P4S Addrienta Farm mengembangkan pertanian modern, menggembleng petani melalui praktik langsung, d
Nasional
MATATELINGA,Denpasar Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjalin kerja sama strategis dengan RSUP Prof I.G.N.G. Ngoerah untuk membuka
Ekonomi
MATATELINGA, Labuhanbatu Mobil dinas polisi yang membawa belasan tahanan masuk jurang di area perkebunan PTPN Regional I Rantau Prapat, Kab
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Bupati Asahan melaksanakan peluncuran bus Perintis, kegiatan tersebut
Berita Sumut
P4S dari Tempat Belajar Petani Menjadi Pusat Inovasi dan Bisnis Pertanian
Nasional
MATATELINGA, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengunjungi Mako Sat Brimob Polda Sumut dan memimpin apel
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menerpa Sumatera Utara sejak Kamis (15/10/2026) lalu. Sejumlah kawasan, dari
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Tim Gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan, BNNP Sumut, Ditresnarkoba Polda Sumut, dan Satpol PP, Jumat (16/10/2026) s
Berita
MATATELINGA, Deliserdang Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar Satresnarkoba Polresta Deli Serdang mengamankan enam orang di Desa Ranta
Berita Sumut