Senin, 21 September 2026 WIB

Luapan Sunga, Membuat Sektor Pertanian dan rRmah Warga Wilayah Dua Koto "Menyedihkan"

Redaksi - Senin, 21 September 2026 06:45 WIB
Luapan Sunga, Membuat Sektor Pertanian dan rRmah Warga Wilayah Dua Koto "Menyedihkan"
mtc/ist
Banjir Bandang Terjang Pasaman Sumbar/ist

MATATELINGA,Pasaman: Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Dua Koto selama lebih dari empat jam hingga membuat debit air kedua sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.

Luapan Sungai Aek Koronok dan Batang Jember merendam belasan rumah, merusak lahan pertanian serta fasilitas umum, hingga menyebabkan satu orang warga dilaporkan hilang terseret arus deras.

Warga terdampak banjir saat ini sangat membutuhkan ulur tangan bantuan darurat berupa sembako, makanan siap saji, serta penanganan pengerukan sungai guna mengantisipasi ancaman banjir susulan jika curah hujan kembali tinggi.

Baca Juga:

Banjir bandang menerjang Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Selain menyebabkan kerugian material yang cukup besar, bencana banjir ini menelan korban jiwa.

Seorang warga bernama Amrianto (49) dilaporkan hanyut dan hilang saat luapan Sungai Aek Koronok menerjang kawasan.

Dampak luapan banjir tidak hanya merusak rumah, namun juga melumpuhkan sektor pertanian serta sarana air bersih warga sekitar, demikian dilansir Okezone.

Baca Juga:

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Syaiful Ramadhan Dorong Pemko Medan Segera Siapkan Program Pengendalian Banjir
Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Targetkan Sumut Bebas Rabies
Sumrambah, Rembug Paripurna KTNA di Batu Menatap Pertanian Cerah, Modernisasi Jadi Jalan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
BPBD Simalungun Salurkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Nagori Karang Rejo
Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana, Pemko Siantar Susun RPB dan RAD-PRD Tahun 2026-2029
El Nino Picu Kekeringan 50.000 Hektare Lahan, Mentan Buka-bukaan Stok Beras di RI
 
Komentar
 
Berita Terbaru