Dalam keterangannya, Feri menyoroti laju deforestasi ekstrem selama 20 tahun terakhir di kampung halamannya, Mandailing Natal, yang kini mulai menunjukkan dampak nyata.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Batahan mengalami banjir akibat luapan Sungai Batang Batahan. Sungai itu sudah tidak mampu lagi menampung debit air karena kerusakan hutan di wilayah hulu," jelasnya. Daerah kecamatan lain di Pantai Barat juga sudah menjadi langganan banjir dan longsor.
Ia menekankan bahwa bencana ini adalah alarm keras bahwa kerusakan hutan telah mencapai titik kritis.
Ucapan Dukacita untuk Seluruh Korban
Feri juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya untuk seluruh korban. Semoga Allah SWT mengganti setiap kehilangan, luka, dan kesedihan ini dengan yang lebih baik," ungkap Feri.
Harapan kepada Presiden Prabowo Subianto
Feri menegaskan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki kepedulian besar terhadap rakyat dan lingkungan.