Selasa, 11 Agustus 2026 WIB

Lapas Kelas IIA Karawang Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Berdayakan Warga Binaan

James Pardede - Sabtu, 22 November 2025 10:33 WIB
Lapas Kelas IIA Karawang Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Berdayakan Warga Binaan
Matatelinga/Istimewa
Kalapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar bersama Erman Tale Daulay

MATATELINGA, Karawang : Lapas Kelas IIA Karawang, Jabar, mengembangkan kawasan pertanian terpadu seluas 1,7 hektare dengan memberdayakan warga binaan sebagai tenaga penggaraf. Kawasan tersebut mencakup pertanian padi, hortikultura, perikanan dan peternakan ayam Areal tersebut menjadi salahsatu bentuk pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan daerah.

Kalapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar, menjelaskan bahwa kawasan pertanian terpadu itu merupakan bagian dari sarana asimilasi dan edukasi yang telah lama diterapkan lembaganya.

"Di sini kami kembangkan pertanian, hortikultura, dan peternakan. Ada padi, kacang panjang, cabai, kangkung, ikan nila, lele, hingga 100 ekor ayam bantuan dari Kementerian Pertanian," ujarnya saat ditemui dalam kunjungan program Bincang Tipis-Tipis yang dipandu host Erman Tale Daulay.

Christo menyebut program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan kemandirian dan ketahanan pangan nasional. Chiristo membanggakan Menteri Imipas, Agus Andrianto, yang memberi perhatian besar terhadap warga binaan agar memiliki keterampilan sebagai bekal bila reintegrasi ke tengah masyarakat.

Baca Juga:
"Warga binaan ini awalnya banyak yang hopeless. Tapi setelah masa pengenalan lingkungan, kami lakukan pembinaan kepribadian dan keagamaan. Setelah setengah masa pidana, mereka mulai kami latih untuk bertani dan beternak," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bentuk eksploitasi tenaga warga binaan. Menurutnya, seluruh kerja produksi memiliki premi atau upah.

"Setiap panen padi, satu orang bisa dapat premi Rp 2 juta. Uangnya tidak kami berikan tunai, tapi ditransfer ke rekening mereka yang sudah dibukakan bekerja sama dengan BRI. Keluarga bisa mengambilnya jika perlu," kata Christo.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Mengubah Sampah jadi Rupiah di LP Perempuan Bandung
Solusi Lingkungan Ala Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang, Ubah Limbah Jadi Cuan
Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Menjadi Strategi Penting
Rico Waas Bantu Atasi Persoalan Banjir, Kalapas Perempuan Kelas II A Medan Ucapkan Terima Kasih
Lapas Gunung Sitoli Melakukan Langkah Kondusif, Ditjenpas Ambil Langkah Tegas
Ini Jenis Padi Menghasilkan 440kg/rante
 
Komentar
 
Berita Terbaru