Senin, 12 Oktober 2026 WIB

Jiwa Pedagang Ikan Keliling Nyaris Melayang, Tiga Pemalak Gunakan Celurit

- Minggu, 29 Oktober 2023 10:17 WIB
Jiwa Pedagang Ikan Keliling Nyaris Melayang, Tiga Pemalak Gunakan Celurit
pixabay
Celurit pemalak menancap di Helm Penjual ikan keliling
MATATELINGA,Sentani: Nasib pedagan kecil menjadi bulanan maupun diintimidasi oleh pemalak. Seperti yang dialami oleh pria inisial D (53) yang merupakan penjual ikan keliling di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, dipalak tiga pemuda.


Aksi nekad salah satu dari tiga pelaku menikam pemuda yang melakukan pemalakan di Belakang Kantor Basarnas, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, (28/10/2023) pagi.

Diketahui, para pelaku melakukan pemalakan dan penganiayaan pada korban lantaran dalam pengaruh minuman keras (Miras). Sabit para pelaku pun menancap di helm korban saat melakukan penganiayaan.


Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey, ketika dikonfirmasi Minggu (29/10/2023) membenarkan adanya laporan terkait kasus penganiayaan tersebut. Kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) tersebut terjadi antara korban yang juga pelaku penikaman berinisial D (53) seorang penjual ikan dengan tiga (3) orang pemuda masing-masing berinisial TH (24), JD (26) dan SY (masih buron/dalam pencarian) yang diketahui dalam pengaruh Miras.


"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan korban pemalakan dan penganiayaan berinisial D, yang merupakan pedagang ikan (keliling) menggunakan sepeda motor. Saat itu D sedang melayani pembeli, tiba-tiba salah satu pelaku pemalakan yang juga korban penikaman berinisial TH mendatangi D untuk meminta ikan.


Namun korban D tidak terima, karena pelaku TH mengambil ikan terlalu banyak," ungkap Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey, Minggu (29/10/2023).

[br]

Atas kejadian tersebut, lanjut AKP Zakarias Siriyey menyampaikan, kemudian terjadi pertengkaran antar D dan TH. Di mana, pelaku pemalakan TH memukul korban D, sehingga korban menjauh dari motornya yang digunakan untuk menjual ikan.


"Melihat hal tersebut, pelaku lain berinisial JD langsung mendatangi korban D dengan sebilah sabit dan langsung membacok kepala korban sebanyak 3 kali. Di mana, bacokan ketiga itu tepat mengenai helm yang dipakai korban D hingga tembus mengenai pelipis korban bagian sebelah kiri,"ungkapnya.


"Saat ini ada 2 orang yang telah kami amankan, yakni pelaku penikaman yang juga korban berinisial D (53) dan pelaku pembacokan JD (26). Kemudian, untuk korban penikaman yang juga pelaku pemalakan berinisial TH (24) masih intensif dilakukan perawatan di RSUD Youwari, sedangkan satu (1) orang pelaku lainnya lagi yang berinisial SY masih buron atau dalam pencarian kami," tuturnya.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru