Selasa, 08 September 2026 WIB

Ingin Tahu Cara Mencegah Kanker, Baca Disini....

Redaksi - Kamis, 30 Januari 2020 20:30 WIB
Ingin Tahu Cara Mencegah Kanker, Baca Disini....
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta:  Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat Indonesia yakni kanker. Menilik data yang dikeluarkan Globocan pada tahun 2018 lalu, setidaknya terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta.





Para ahli medis selalu mengimbau masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat hingga menjaga imunitas agar tubuh tetap prima dan terhindar dari serangan virus maupun bakteri penyakit dan untuk mencegah kanker. .

Belakangan, jamu disebut - sebut salah satu alternatif terbaik untuk mencegah kanker. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan RI Dr dr Ina Rosalina, SpA(K), M Kes, MHKes.

"Jamu itu sebenarnya lebih ke arah pencegahan, atau upaya promotif preventif. Karena, jamu dapat membuat daya tahan tubuh kuat, sehingga membuat tubuh mampu melawan virus dan tidak mudah sakit," sebutnya, dalam acara Temu Media di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).





Kendati demikian, ia menegaskan bahwa minuman tradisional ini hanya mampu membantu mencegah atau menurunkan risiko kanker, bukan sebagai pengobatan.

Bagi pasien yang telah didiagnosis kanker, jamu tetap bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina, terutama bagi mereka yang tengah menjalani terapi pengobatan kanker seperti kemoterapi.

"Peran pemanfaatan jamu ada di dalam upaya paliatif untuk pasien kanker. Di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh, hingga mengurangi mual dari efek pengobatan sebelumnya," katanya.

Hal senada juga dipaparkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono. Ia mengatakan, satu-satunya cara untuk mencegah kanker dengan menerapkan gaya hidup sehat.





Gaya hidup sehat, menurut Anung, bisa dimulai dari mengonsumsi makanan yang seimbang, rutin olahraga, mengelola stres, tidak minum minuman beralkohol dan tidak merokok.

"Karena faktor risiko sudah sangat konkret, merokok salah satunya di samping faktor-faktor lain. Dalam pengertian, gaya hidup sehat telah menjadi satu kesatuan sebagai upaya pencegahan atau promotif dan preventif," akunya.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru