Matatelinga.com, Ketika
makanan melalui saluran pencernaan, sampah dari hasil penyerapan makanan akan
tetap berada di usus sampai itu dikeluarkan, kata Aziz Aadam, MD, asisten
profesor kedokteran di Rush University Medical Center. Bakteri usus kemudian memfermentasi
sisa buangan itu - seperti serat dan karbohidrat yang tidak diserap ke dalam
tubuh. Hal itu menciptakan belerang gas, dan ketika itu terdorong keluar, kita
menyebutnya kentut. Berikut adalah delapan fakta menarik tentang kentut yang
dilansir womenshealthmag.com dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (18/4/2015).
1. Bau kentut berasal dari udara yang tertelan.
2. Makanan sehat yang tinggi sulfat seperti
brokoli, kembang kol, almond, dan kubis bisa memicu kentut. Senyawa sulfur yang
disebut merkaptan, yang ditemukan dalam daging dan produk susu, juga bisa
memicunya.
3. Orang kentut rata-rata lebih dari 10 kali
sehari.
4. Lebih dari 24 jam, orang rata-rata dapat
melepaskan hingga dua liter gas.
5. Kelebihan kentut bisa mengindikasikan masalah
usus, seperti intoleransi terhadap susu atau gluten.
6. Pria lebih sering kentut daripada wanita.
Mungkin karena pria makan lebih cepat daripada wanita, dan mereka cenderung
tidak malu untuk buang gas.
7. Mengisap permen atau mengunyah permen karet
dapat membuat Anda sering kentut, menurut American College of Gastroenterology.
8. Kentut dikatakan dapat memicu api. Misalnya,
ketika Anda menyalakan korek di dekat sisa kentut Anda, itu akan membuat api
menyala lebih besar.
(Fit)