Jumat, 10 Juli 2026 WIB
Kesehatan

Tidur Siang 30 Menit Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Admin - Kamis, 12 Februari 2015 18:06 WIB
Tidur Siang 30 Menit Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh
google
Ilustrasi
Matatelinga, Memiliki jam tidur yang optimal seringkali menjadi hal yang sulit. Hal ini dikarenakan sebagian orang memiliki pola tidur yang salah. Perlu diketahui, waktu tidur yang optimal adalah delapan jam dalam sehari. Kebiasaan tidur kurang dari delapan jam, akan memicu Anda mengalami gangguan tidur.

Namun, hal ini bisa diatasi dengan menjalani terapi tidur siang selama 30 menit. Sebuah penelitian mengklaim tidur siang selama 30 menit, mampu memperbaiki jam tidur yang kurang. Terapi ini mampu membantu menghilangkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh dengan mengembalikan hormon dan protein menjadi normal kembali.

Kurang tidur mampu meningkatkan risiko menderita kecelakaan, terlebih mampu meningkatkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan depresi. Seorang peneliti dari Université Paris Descartes-Sorbonne Paris Cité, Dr. Brice Faraut mengatakan “Data kami menunjukkan tidur siang selama 30 menit, bisa memperbaiki dampak hormon tidur malam yang buruk,”. Seperti yang dilansir dari DailyMail dan dikutip laman okezone.com, Kamis (12/2/2015). 

Peneliti menganalisis urin dan air liur mereka untuk mengetahui perubahan kadar hormon pada diri mereka. Hasilnya, hormon menjadi normal ketika peserta melakukan tidur siang. Selain itu, perubahan hormon yang disebabkan tidur siang sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh.

Dalam studi yang dipublikasikan di Endocrine Society Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism ini, juga menjelaskan bahwa terdapat norepinefrin yang meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan gula darah.

Dan para peneliti menemukan tidak adanya perubahan dalam tingkat norepinefrin, ketika seseorang tidur siang saat memiliki waktu tidur yang kurang. Hal ini disebabkan tidur siang mampu melawan efek buruk yang disebabkan kurangnya waktu tidur dengan cara membantu memulihkan sistem kekebalan tubuh dan neuroendokrin pada tubuh.

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru