Senin, 02 November 2026 WIB

Presentasikan HBOT untuk Pasien Kritis, Kolegium Kedokteran Kelautan Berpartisipasi di Forum Nasional ke-2 KKI 2026

Redaksi - Sabtu, 31 Oktober 2026 14:30 WIB
Presentasikan HBOT untuk Pasien Kritis, Kolegium Kedokteran Kelautan Berpartisipasi di Forum Nasional ke-2 KKI 2026
Presentasikan HBOT untuk Pasien Kriti di Forum Nasional ke-2 KKI 2026.
Selain berpartisipasi melalui presentasi poster ilmiah, Kolegium Kedokteran Kelautan juga terlibat dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Forum diskusi ini menjadi sarana pertukaran gagasan dan pandangan profesional mengenai pengembangan kompetensi tenaga medis, pendidikan keprofesian, standar profesi, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Partisipasi tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi dan sinergi antar-kolegium serta pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademik para penyusun poster, panitia Fornas KKI 2026 menyelenggarakan penyerahan sertifikat sebagai narasumber kepada para peserta yang telah menghasilkan karya ilmiah. Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, http://Sp.KL, http://Subsp.KT(K), SE., http://M.Kes., MH., http://C.FEM., FIHFAA, FISQua, FRSPH tercantum sebagai salah satu penerima sertifikat tersebut. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi keilmuan dan partisipasi profesional dalam mendukung pengembangan ilmu kesehatan melalui forum ilmiah nasional. Hadir mewakili narasumber untuk menerima sertifikat adalah Dr. dr. H. Boy Subirosa Sabarguna SpKL., http://Subsp.PP.K, MARS.

Baca Juga:

Keikutsertaan Kolegium Kedokteran Kelautan dalam Fornas KKI ke-2 Tahun 2026 mencerminkan komitmen untuk terus mengembangkan ilmu kedokteran kelautan, meningkatkan kompetensi profesional, serta mendorong penerapan pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah. Kegiatan ini juga memperkuat peran kolegium dalam pengembangan standar kompetensi, pendidikan profesi, dan inovasi pelayanan kesehatan.


Melalui forum nasional ini, diharapkan kedokteran kelautan semakin berperan dalam mendukung pengembangan sistem pelayanan kesehatan Indonesia, khususnya pada bidang kedokteran hiperbarik. Sinergi antara pengembangan keilmuan, pendidikan, standar kompetensi, dan praktik pelayanan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.(Erni)

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek, Pengedar Diringkus, Barak Dihancurkan
Peringatan Hari Ulos Nasional Meriahkan Puncak MFCF 2026, Rico Waas Harap Tenun Lokal Mendunia
Hari Batik Nasional 2026, JNE Dukung Kolaborasi MANDALAS dengan Yayasan Habibie & Ainun
Fraksi PDI P DPRD Medan  Kritisi Air Bersih,  Pemko Medan Jangan Mengelak
Diduga Ada Cacing di Menu MBG SMAN 1 Tapaktuan, Pihak Sekolah Kembalikan Makanan
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
 
Komentar
 
Berita Terbaru